GEJALA DAN CIRI-CIRI PSIKOPAT YANG PERLU DIWASPADAI
Disusun Oleh :
Yessica Manalu,S.Kep.,Ns.
Istilah psikopat tentunya sudah tidak asing lagi bagi kita, dimana psikopat merupakan sebuah kondisi psikologisyang termasuk dalam gangguan kepribadian antisosial. Pada umumnya, seseorang yang psikopat tidak bisa membedakan mana hal yang benar dan mana hal yang salah, sehingga banyak orang yang mengalami psikopat melakukan tindakan-tindakan kriminal tanpa merasa perlu menyesal atau merasa bersalah. Psikopat merupakan sebutan untuk orang yang menderita psikopati, yaitu suatu penyakit kejiwaan, di mana penderitanya mempunyai kecenderungan untuk melakukan tindakan yang bersifat egosentris dan antisosial. Namun dalam praktek sehari-hari orang cenderung menggunakan istilah yang sama atau menyebut psikopati dengan psikopat. Istilah psikopat berasal bahasa Yunani, yaitu "psyches" dan "pathos". Psyches berarti jiwa, sedangkan pathos berarti sakit. Sehingga secara harfiah psikopat dapat diartikan sebagai orang yang sakit jiwa. Psikopat juga dapat diartikan dengan seorang yang memiliki gangguan kepribadian yang ditandai dengan beberapa sifat, diantaranya perilaku antisosial, tidak memiliki empati, dan memiliki temperamen yang sulit diprediksi. Seorang psikopat berbeda dengan seorang yang gila (psikosis). Seorang psikopat sadar sepenuhnya dengan apa yang ia perbuat.
A.Penyebab orang menjadi psikopat
Penyebab dari psikopat sebenarnya belum bisa diprediksi secara pasti, akan tetapi sangat erat hubungannya dengan proses emosional. Pola asuh yang salah dalam didikan orang tua, trauma masa lalu karena kekerasan, dan ketidakharmonisan keluarga bahkan faktor genetik adalah penyebab yang paling sering ditemukan pada penderita psikopat. Pengalaman tersebut menimbulkan rasa kebencian terhadap setiap orang yang ditemuinya untuk dijadikan sebagai objek, sehingga psikopat melampiaskannya dengan tindakan yang merugikan dan membahayakan orang lain, persis seperti perlakuan menyakitkan yang didapatkannya pada masa lalu. Psikopat bisa dialami oleh manusia sejak usia dini dan biasanya akan terlihat tanda-tanda yang jelas ketika sudah menginjak usia 20 tahun keatas.
B.Ciri – Ciri Orang Psikopat
1.Suka berbohong
2.Berperilaku impulsive
3.Sering melanggar aturan
4.Tindak mempunyai rasa empati
5.Mempunyai kepribadian yang berubah-ubah
6.Sering menjadi pusat perhatian orang karena kepercayaan dirinya
7.Sering melakukan tindak criminal secara berulang
8.Perilaku seksual yang tidak menentu dan sering kali dianggap abnormal.
9.Tidak mampu mencintai orang lain, termasuk orangtua, pasangan, dan anak sendiri.
C.Gejala Psikopat
1.Mudah marah
2.Memiliki sikap arogan atau terlalu percaya diri
3.Sangat agresif dan memiliki sikap arogan atau terlalu percaya diri
4.Tidak mampu membedakan antara benar dan salah
5.Tidak segan memanipulasi atau menyakiti orang lain untuk mendapatkan keinginannya.
D.Bagaimana caranya menghadapi orang psikopat
Psikopat memandang dirinya sendiri, orang lain, dan dunia dengan pola pikir yang berbeda dengan orang normal akibat kelainan pada otaknya. Belum ada obat yang bisa menyembuhkan penderita psikopat, namun tentu saja bisa diobati. Kepribadian yang dimilikinya memiliki gangguan yang tidak bisa diubah sendirian tanpa upaya rehabilitasi lebih lanjut dan pengecekan psikologis oleh dokter ahli. Menurut penelitian, dengan metode pemberian reward atau imbalan dipercaya bisa efektif mengendalikan penderita psikopat serta mengurangi interaksi secara perlahan untuk membantu menjaga diri agar terhindar dari dampak negatif yang akan diberikannya.
E.Pengobatan Psikopat
1.Melakukan konseling kelompok
Jenis terapi sosial yang ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan psikologis dan emosional pengidap. Caranya yaitu memecahkan masalah bersama dengan orang lain yang memiliki gangguan mental yang serupa. Konseling ini biasanya direkomendasikan untuk dilakukan selama kurang lebih 18 bulan. Sebab, pengidap membutuhkan waktu supaya bisa mengubah sifat dan semua perilakunya.
2.Psikoterapi
Langkah ini bertujuan agar pengidap bisa mengelola emosi dan menurunkan tindak kejahatan atau kekerasan yang dilakukan. Caranya dengan memberikan pemahaman tentang gangguan yang mereka alami. Bentuk tindakan psikoterapi seperti :
a.Terapi perilaku kognitif (cognitive behavioral therapy). Bertujuan untuk mengendalikan gejala dengan mengubah cara pikir dan perilaku pengidap.
b.Terapi berbasis mentalitas (mentalization-based therapy). Bertujuan untuk membantu memahami gangguan yang memengaruhi perilaku.
c.Terapi psikodinamika. Bertujuan untuk meningkatkan kesadaran pengidap terhadap pikiran dan perilaku negatifnya.
3.Terapi obat – obatan
1.Obat antidepresan golongan selective serotonin reuptake inhibitors (SSRI).
2.Anticemas.
3.Obat untuk membantu mengendalikan suasana hati.
4.Antipsikotik.
Daftar Pustaka
1.https://legalstudies71.blogspot.com/2020/08/psikopat-pengertian-ciri-cir...
2.https://www.honestdocs.id/11-tanda-dan-ciri-ciri-orang-psikopat-yang-dap...
3.https://plus.kapanlagi.com/arti-psikopat-beserta-dengan-pengertian-ciri-...
Penulis
Yessica Manalu,S.Kep.,Ns.