Pasien gangguan jiwa yang dibawa ke rumah sakit jiwa sebagian besar akibat melakukan kekerasan di rumah. Keadaan gaduh-gelisah biasanya timbul akut dan subakut, Gejala utama adalah psikomotorik yang sangat meningkat. Jalan pikiran biasanya cepat dan sering terdapat waham curiga. Tidak jarang juga timbul halusinasi penglihatan atau pendengaran yang terus terjadi. Karena terjadinya gangguan berpikir ini, serta waham curiga dan halusinasi, maka pasien menjadi sangat bingung, gaduh gelisah yang dapat mengancam seseorang. Ia bersikap bermusuhan dan mungkin menjadi berbahaya bagi dirinya dan lingkungannya. Ia dapat melukai dirinya sendiri. Apabila waham curiganya keras atau halusinasinya kuat, maka ia dapat menyerang orang lain atau merusak barang-barang disekitarnya.  Penatalaksanaan masalah gaduh gelisah yang paling utama yaitu mengaman diri dengan cara melakukan Pemasangan restrain merupakan salah satu kondisi kegawat daruratan. kegawatdaruratan psikiatri merupakan pembatasan gerak atau pengekangan dan pemberian obat. Metode terapi dalam keadaan darurat psikiatri bisa berupa pengekangan. Kegawatdaruratan restrain adalah tindakan pengekangan yang sering diberikan pada pasien gawatdarurat psikiatri dengan gaduh gelisah, membahayakan diri sendiri dan orang lain yang bertujuan untuk menahan seseorang secara fisik dan lainnya. Restrain adalah Pengekangan terhadap fisik, menggunakan manset pada pergelangan tangan dan kaki menggunakan sprey sebagai pembatasan gerak. Untuk menjamin safety tindakan tersebut perlu dipilih alat yang aman dan tidak melukai, tali pada restrain dibuat dari kain yang diberi manset sehingga lembut dan kuat serta menghindari lecet pada bagian kulit yang akan dilakukan restrain. A.Tanda dan Gejala Pasien Dengan Gaduh Gelisah 1.Respons dan aktivitas berlebihan pada motorik (perilaku) dan pembicaraan 2.Sulitnya diajak komunikasi 3.Ketegangan emosional yang tinggi 4.Pasien sering mondar mandir 5.Selalu berbicara ketus atau kasar dengan nada tinggi 6.Timbulnya halusinasi yang sangat kuat terutama halusinasi pendengaran B.Penyebab Gaduh Gelisah Pada Pasien 1.Mengalami stress 2.Adanya gangguan mental seperti: halusinasi, depresi, gangguan bipolar dan anxietas yang berlebih 3.Gejala putus alkhol 4.Penyalahgunaan Zat Narkoba C.Tindakan Farmakologi Tindakan farmakologi utama untuk pasien jiwa yang gaduh gelisah (agitasi akut) adalah pemberian obat penenang kerja cepat (Rapid Tranquilization/RT). Tujuannya adalah meredakan hiperaktivitas motorik dan agresi dengan cepat serta aman. Terapi farmaklogi yang biasa diberikan diantaranya : 1.Haloperidol injeksi untuk mengontrol perilaku agresif. 2.Olanzapine atau Aripiprazole untuk menenangkan tanpa efek sedasi berlebihan. 3.Lorazepam atau Midazolam injeksi, sering dikombinasikan dengan antipsikotik untuk efek penenang tambahan D.Tindakan Nonfarmakologi 1.Melakukan modifikasi lingkungan Modifikasi lingkungan dilakukan untuk membantu proses de-eskalasi dan mengurangi tingkat gaduh gelisah pasien, Pasien gaduh gelisah yang sedang mengalami perawatan di ruang upip hendaknya dipisahkan dari pasien lain dan ditempatkan pada ruangan tersendiri, dengan lokasi yang ideal dengan ruangan yang lebih besar, tenang, aman, dan jauh dari benda-benda tajam atau berbahaya yang dapat mengancam jiwa.  2.De-eskalasi Meruapakan tindakan keperawatan psikososial  yang menggunakan komunikasi verbal dan non-verbal untuk meredakan kemarahan, agitasi, atau kecemasan pasien. Tujuannya meminimalkan risiko kekerasan, mengembalikan rasa aman, dan membantu pasien mendapatkan kembali kontrol diri 3.Restrain  Metode  atau cara yang bertujuan untuk memberikan pembatasan gerak fisik atau kimiawi sementara untuk mencegah pasien melukai diri sendiri atau orang lain. Tindakan ini merupakan langkah darurat terakhir setelah metode lain (seperti komunikasi persuasif atau obat penenang) yang gagal dilakukan. 4.Seklusi Tindakan Seklusi ini dilakukan guna pengurungan pasien dengan gangguan jiwa, di dalam ruangan yang tertutup tanpa jalan keluar. Tindakan ini dilakukan sebagai upaya terakhir dan darurat untuk membatasi ruang pergerakan demi mencegah pasien melukai diri sendiri atau orang lain, serta membantu mereka menenangkan diri         Daftar Pustaka 1.http://repository.alifah.ac.id/id/eprint/1016/2/BAB%20I%20(1).pdf 2.https://www.google.com/search?q=tindakan+farmaklogi+pasien+jiwa++yang+ga... 3.https://www.alomedika.com/tips-untuk-menenangkan-pasien-gelisah 4.https://keslan.kemkes.go.id/view_artikel/1850/gaduh-gelisah-agitation