Menjaga kesehatan anak pada masa pandemic covid-19 sangat penting untuk diperhatikan oleh orangtua terutama pada saat sekolah tatap muka.Memang pada saat ini,sekolah tatap muka telah menjadi topik hangat yang selalu diperbincangkan.Pro dan kontra dilontarkan terkait metode pembelajaran yang sudah cukup asing setelah dua tahun berjalannya pandemi COVID-19. Pembelajaran Tatap Muka (PTM) sudah mulai diperbolehkan secara terbatas.Meskipun demikian,penyelanggaraannya harus dilaksanakan sesuai dengan protokol kesehatan yang amat ketat.
Berikut hal-hal yang dapat dilakukan oleh orangtua dalam menjaga kekebalan tubuh anak selama sekolah tatap muka pada masa pamdemic covid _19, antara lain:
Mengajarkan gaya hidup sehat dan mematuhi protokol kesehatan COVID-19
Pastikan anak-anak diajarkan cara menjaga kebersihan terutama diri sendiri yang dimulai dengan memiliki tangan yang bersih dengan cara mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir.Pastikan bahwa anak-anak mengikuti panduan setempat untuk selalu memakai masker dengan benar selama proses kegiatan PTM berlangsung.Mengajarkan anak etiket pernapasan,seperti bersin kearah sikur mereka.
Mengatur makanan sehat dan bergizi, serta pola pemberian makan
Anak-anak membutuhkan makanan dari empat kelompok makanan setiap harinya,seperti buah dan sayuran yang sehat dan berwarna-warni,kacang-kacangan,produk hewani dan susu, dan makanan pokok seperti nasi.Anak – anak juga membutuhkan banyak cairan seperti air mineral agar mereka tetap terhidrasi.Karena anak-anak memiliki perut yang kecil,mereka perlu makan secara teratur.Dan jenis makanan serta frekuensinya dapat ditingkatkan secara perlahan seiring waktu.
Memberikan waktu istirahat yang cukup untuk anak
Tidur merupakan bagian penting dari rutinitas setiap orang.Anak-anak yang secara teratur mendapatkan jumlah jam tidur cukup telah meningkatkan perhatian,perilaku, pembelajaran, memori, dan kesehatan mental dan fisik secara keseluruhan.Durasi optimal tidur malam bagi anak bergantung pada usia anak. American Academy of Pediatrics merekomendasikan:
Bayi < 1 tahun : 12-16 jam
Anak-anak berusia 1-2 tahun : 11-14 jam
Anak-anak berusia 3-5 tahun : 10-13 jam
Anak-anak 6-12 tahun : 9-12 jam
Remaja 13-18 tahun : 8-10 jam
Memastikan anak tetap beraktivitas fisik rutin
Cara terbaik untuk membuat anak lebih aktif adalah membatasi jumlah waktu yang dihabiskan dalam aktivitas yang tidak banyak bergerak,terutama menonton TV atau layar lainnya.
Mendorong anak untuk tetap mengikuti imunisasi sesuai jadwal
Orangtua harus tetap memberikan imunisasi lainnya sesuai jadwal untuk kepentingan kesehatan jangka panjang.Saat hendak menuju tempat imunisasi pastikan anak dalam kondisi sehat,tidak sedang demam,batuk,pilek,diare,ataupun ada riwayat kontak dengan pasien terkonfirmasi COVID-19.Pastikan pula riwayat imunisasi anak tercatat rapi pada buku KIA atau buku catatan imunisasi dan datang tepat waktu ke tempat imunisasi untuk mengurangi kontak dengan banyak orang selama bepergian ke luar rumah.
Referensi:
Williams, E., 2021. Back to School amidst the New Normal: Ongoing Effects of the Coronavirus Pandemic on Children’s Health and Well-Being. [online] KFF. Available at: https://www.kff.org/coronavirus-covid-19/issue-brief/back-to-school-amid...
Centers for Disease Control and Prevention. 2021. COVID-19 and Your Health. [online] Available at: https://www.cdc.gov/coronavirus/2019-ncov/travelers/map-and-travel-notic...
Unicef.org. 2021. Feeding young children during the COVID-19 pandemic. [online] Available at: https://www.unicef.org/eap/feeding-young-children-during-covid-19-pandemic
St Peter’s Prep School -. 2021. The Importance of Rest for Children | St Peter’s Prep. [online] Available at: https://stpetersprep.co.uk/other-news/importance-of-rest/>
Penulis
Jun Winasto,S.Kep,Ners