Setiap Orang mempunyai keinginan untuk hidup dengan sejahtera. Ada beberapa indikator untuk dapat dikatakan sejatera salah satunya yaitu kesehatan. Sebagian besar masyarakat Indonesia belum menyadari bahwa kesehatan merupakan hal yang sangat penting untuk diperhatikan. Salah satunya adalah kesehatan jiwa. Rehabilitasi psikososial merupakan suatu tindakan atau cara yang dilakukan untuk memperoleh kembali fungsi dan penyesuaian diri melalui berbagai aktivitas untuk mempersiapkan penderita skizofrenia secara fisik maupun mental serta vokasional (Widianingsih & Astanto, 2020). Melalui rehabilitasi psikososial,  selain skizofrenia akan mencapai peningkatan fisik dan mental, juga dapat kemampuan dalam mengerjakan tugas, dan penyesuaian hubungan pribadi dengan sosial sehingga dapat berfungsi sebagai masyarakat yang mandiri dan berguna. Penderita skizofrenia dapat melakukan berbagai aktivitas untuk meningkatkan kemampuannya dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari (Purba et al., 2022). Persepsi masyarakat terhadap penderita gangguan jiwa masih negatif dan dipandang sebelah mata. Masyarakat menganggap penderita gangguan jiwa adalah sampah sosial, dihina dan dicaci maki, serta tidak jarang penderita mendapatkan perlakuan yang tidak selayaknya (Wardhani & Asyanti, 2013). Pemberdayaan orang dengan gangguan jiwa sangat dibutuhkan untuk mengurangi beban perawatan yang dirasakan keluarga dan mengatasi stigma masyarakat. Mereka membutuhkan keterampilan untuk menjadikan mereka bermartabat. Oleh karena itu, dibutuhkan rehabilitasi psikososial untuk meningkatkan fungsi kognitif, afektif, psikomotor dan sosial sehingga mereka memenuhi kebutuhan sehari-hari serta mengurangi ketergantungan dengan keluarga.  Rehabilitasi psikososial meliputi terapi kognitif, dan latihan keterampilan sosial serta latihan kerja untuk melakukan kegiatan sehari-hari dirumah yang terbukti dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan sosial orang dengan gangguan jiwa kronis ( Hafifah, Melyani Puspitasari & Sinuraya, 2018). Rehabilitasi psikososial di RSJD dr. Samsi Jacobalis bisa diikuti oleh pasien yang dirawat inap dan telah mendapatkan izin dari DPJP, kegiatan nya meliputi remediasi kognitif, Latihan Keterampilan Sosial, Terapi vokasional seperti pertanian, perikanan, menjahit, kerajinan tangan, tata boga dan pencucian motor. pasien bisa mengikuti sesuai minat dan diharapkan setelah mendapatkan latihan selama di rehabilitasi psikososial saat kembali ke rumah ini bisa menjadi modal  agar lebih mandiri dan produktif.    Sumber ;  Hafifah, Puspitasari  & Sinuraya  (2018). Farmakoterapi dan Rehabilitasi Psikososial pada SKizofrenia. Wardhani, R.S & Asyanti . (2013). Penerimaan keluarga pasien skizofrenia yang menjalani rawat inap. Widianingsih & Astanto. (2020). Rehabilitasi Psikososial Sebagai Upaya Mencapai Kemandirian Bagi Pasien Gangguan Jiwa Skizofrenia. Saha, S., Chauhan, Buch, Makwana.,  https://ejurnalmalahayati.ac.id/index.php/kreativitas/article/view/5185