Alzheimer merupakan sebuah penyakit degeneratif yang mempengaruhi saraf otak pada bagian hipokampus secara progresif dan kompleks yang berakibat pada matinya sel-sel di otak. Prevalensi atau angka kejadian Alzheimer diperkirakan meningkat seiring dengan peningkatan usia populasi. Insidensi Alzheimer di seluruh dunia diperkirakan mencapai 10 juta kasus baru setiap tahunn. Prevalensi atau angka kejadian pada Alzheimer meningkat seiring dengan usia, prevalensi Alzheimer sekitar 19% pada individu berusia 75-84 tahun dan menjadi 30-35%, bahkan hingga 50% untuk mereka yang lebih tua dari 85 tahun. Alzheimer akan berkembang dari berbagai faktor seperti usia, genetika, riwayat keluarga dan lingkungan. Sampai saat ini belum ditemukanya penelitian yang membahas pengobatan yang secara spesifik dari penyebab Alzheimer. Untuk mengembangkan obat yang spesifik menargetkan gen Alzheimer, diperlukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi variasi gen yang menyebabkan Alzheimer. Selain itu, Penting untuk melakukan pengujian genetik untuk melihat risiko penyakit Alzheimer sebelum penyakit tersebut menyerang biologis dan kognitif otak
A. Penyebab Alzheimer
1.Pernah mengalami cidera kepala
2.Usia 65 tahun ke atas
3.Riwayat dari anggota keluarga
4.Adanya gangguan pola tidur
5.Pola hidup yang tidak sehat dimasa mudanya
B. Gejala Alzheimer
1.Mudah tersesat dengan tempat yang ia kenali
2.Sering mengalami kesulitan dalam dalam mengungkapan fikiran
3.Mengalami kesulitan berkonsentrasi dan berpikir, terutama dalam berhitung
4.Tidak mau bergaul
5.Mengalami delusi
6.Perubahan suasana hati
7.Berkurangnya atau hilangnya kemampuan mengambil keputusan.
8.Menarik diri dari aktivitas.
9.Kesulitan mengontrol kandung kemih atau usus
D. Peran Keluarga dan Teman dalam Mengatasi Penyakit Alzheimer
Keluarga dan teman bukan hanya menjadi pendukung emosional bagi penderita penyakit Alzheimer. Mereka juga membantu merancang lingkungan yang aman dan mendukung bagi penderita Alzheimer. Keluarga dan teman bisa membantu dalam menjaga rutinitas harian, mengingatkan tentang resep obat-obatan, dan menciptakan kegiatan yang merangsang otak. Selain itu, dukungan emosional dari keluarga dan teman membantu mengurangi rasa kebingungan dan kecemasan yang sering dialami oleh penderita Alzheimer. Kesabaran, pengertian, dan kasih sayang dari orang terdekat menciptakan lingkungan yang positif dan memperbaiki kualitas hidup bagi penderita Alzheimer sehingga membantu mereka menjalani kehidupan sehari-hari dengan lebih tenang dan nyaman.
E. Pencegahan Penyakit Alzheimer
1.Cobalah untuk sering melakukan kegiatan permainan seperti catur, membaca, mengerjakan teka-teki silang, memainkan alat music
2.Rutin melakukan olahraga , kenakan tutup kepala sebagai pelindung jika kamu melakukan olahraga yang meningkatkan risiko cedera pada kepala.
3.Tetap diajak untuk aktif dalam kegiatan sosial.
4.Mengkonsumsi makanan sehat tinggi antioksidan guna untuk meningkatkan kemampuan sel otak dan mempertahankan ingatan jangka Panjang
5.Hindari minuman beralkohol.
6.Mengikuti pedoman pengobatan untuk mengontrol tekanan darah tinggi, diabetes, dan kolesterol tinggi.
Daftar Pustaka
1.https://www.alodokter.com/penyakit-alzheimer
2.https://www.samitivejhospitals.com/id/article/detail/tanda-penyakit-alzh...
3.https://www.prudential.co.id/id/knowledge-corner/pahami-kesehatan/apa-it...
4.https://eprints.uad.ac.id/65173/2/T1_1900023015_BAB_I__230516115631.pdf