Kesehatan jiwa atau mental merupakan suatu keadaan dimana baik setiap individu menyadari potensi dirinya sendiri, mengatasi tekanan hidup yang normal, bekerja secara produktif dan dapat bermanfaat serta memberikan kontribusi untuk dirinya yang berguna bagi masyarakatnya. Gangguan jiwa didefinisikan sebagai perilaku atau psikologis yang ditunjukkan individu yang dapat menyebabkan individu distress, gangguan fungsi dan penurunan kualitas hidup. Pada pasien skizofrenia mempunyai tanda gejala positif serta negatif, gejala positif yang muncul antara lain halusinasi (90%), delusi (75%), waham, perilaku agitasi dan agresif serta gangguan berfikir dan pola bicara. Skizofrenia merupakan sebuah jenis gangguan jiwa yang umum terjadi, beberapa gejala utamanya yaitu delusi dan waham. Waham sering ditemukan pada gangguan jiwa berat dan ditemukan pada penderita skizofrenia. Gangguan proses pikir  atau waham merupakan suatu keyakinan yang sangat mustahil terjadi pada dirinya dan hanya pada pasien tersebut saja yang mengalami gejala waham, walaupun semua orang tidak percaya dengan keyakinannya. Dampak yang ditimbulkan dari adanya ganguan proses pikir ini diantaranya memiliki rasa curiga yang tinggi terhadap diri sendiri maupun orang lain, merasa memiliki kekuasaan yang besar atau sering disebut dengan waham kebesaran, merasa mempunyai kekuatan yang luar biasa jauh diatas manusia pada umumnya, merasa dirinya mempunyai penyakit yang sangat parah atau dapat menular ke orang lain, serta menganggap dirinya sudah meninggal, hal tersebut paling sering terjadi pada pasien waham.     A.Penyebab Delusi / Waham 1.Memilki pengalaman hidup dengan tekanan tinggi atau trauma psikologis dapat memicu episode psikotik yang melibatkan terjadinya waham. 2.Faktor keturunan yang didapatkan dari anggota keluarga. 3.Mengkonsumsi dan penyalahgunaan zat amfetamin, kokain, atau kanabis dalam dosis tinggi, dapat menyebabkan waham dan gejala psikotik lainnya. 4.Mengalami terjadinya gangguan suasana hati yang menyebabkan depresi. B.Karakteristik Utama Delusi / Waham 1.Pasien waham selalu memiliki keyakinan yang salah atau tidak benar terjadi 2.Menetap yaitu keyakinan itu sulit untuk diubah meskipun dihadapkan pada bukti atau argumen dan fakta yang logis dan benar. 3.Keyakinan tersebut tidak masuk akal bagi orang lain dalam budaya atau lingkungan yang sama. C.Jenis – Jenis Delusi / Waham 1.Waham somatic Merupakan sebuah keyakinan yang salah mengenai kondisi tubuh atau kesehatan. 2.Waham kebesaran (megalomania) Merupakan sebuah waham atau keyakinan bahwa dirinya memiliki bakat, kekayaan, kekuasaan, atau kehebatan yang luar biasa, padahal tidak sesuai dengan kenyataan. 3.Waham nihilistik (Nihilistic) Merupakan jenis waham dimana pasien meyakini bahwa dirinya sudah tiada atau meninggal dan keyakinannya terhadap hal ini diucapkan secara berulang-ulang. 4.Waham agama (Religious)  Merupakan jenis waham yang memiliki keyakinan berlebihan terhadap suatu agama. 5.Waham aneh (bizarre) Pada jenis waham ini membuat pasien kerap meyakini hal-hal yang aneh dan tidak masuk akal. Misalnya, ia meyakini bahwa dirinya bisa menjadi tembus pandang, bisa berbicara dengan hewan, atau merasa pikirannya dikendalikan oleh robot atau alien. D.Gejala Waham 1.Terjadinya perubahan perilaku  2.Adanya halusinasi 3.Mudah mengalami anxietas dan depresi 4.Sering mengalami perubahan hati dan emosi E.Cara Mengatasi Waham 1.Terapi psikologis untuk membantu pasien mengenali dan mengubah pola pikir yang keliru 2.Obat-obatan antipsikotik yang bisa digunakan jika perlu untuk mengurangi gejala delusi yang menimbulkan gangguan signifikan pada pasien tersebut yang mengalami delusi atau waham.                                                 Daftar Pustaka 1.https://primayahospital.com/kejiwaan/delusi/ 2.https://eprints.poltekkesjogja.ac.id/8808/4/CHAPTER%202.pdf 3.https://www.alodokter.com/penderita-gangguan-delusi-suka-meyakini-yang-a...