PENGERTIAN Sebuah kasus sebut saja Ny. B umur 40 th datang ke fisioterapi mengeluh sakit pada tumit bawah sebelah kiri.Pasien mengatakan sakit kalau pagi hari setelah bangun tidur, kalau berjalan atau berdiri terlalu lama tumit terasa sakit. Pasien datang jalannya agak menjinjit dan bengkak di daerah mata kaki atau maleolus serta daerah sekitar terasa hangat bila di raba. Pasien juga merasa kesulitan berdiri dari posisi tidur ke posisi berdiri. Setelah dilakukan pemeriksaan dengan menggunakan rontgen terdapat taji atau lebih dikenal dengan calcaneus spur pada tumit kiri dan hasil tanya jawab langsung dengan pasien ternyata pasien hobby memakai sepatu high heels dari tahun 2000  dan dengan aktivitas lingkungan kerja yang sering berjalan turun naik tangga. Dari kasus di atas timbul pertanyaan apa itu sakit tumit? Sakit tumit atau Calcaneus Spur adalah tumbuhnya tulang baru atau tulang taji yang runcing pada tulang tumit atau tulang kalkaneus dimana tulang taji dapat terletak di bagian belakang tumit ataupun di bawah tumit ataupun di bagian bawah telapak kaki. Taji tumit sering di kaitkan dengan peradangan tendon achiles atau tendinitis sehingga menyebabkan rasa sakit atau nyeri di bagian tumit belakang dan disertai bengkak. PENYEBAB Penyebab terjadinya pembentukan taji karena deposit atau menumpuknya kalsium berlebihan dibagian bawah tulang tumit dan biasanya proses penumpukan terjadi selama berbulan bulan. Bisa juga terjadi karena terulurnya otot kaki dan ligamen, peregangan plantar fasia dan robeknya membran. FAKTOR RESIKO DAN GEJALA Faktor resiko penyebab terjadinya calcaneus spur diantaranya : Jenis kelamin dimana wanita 2 - 3 kali lebih beresiko untuk terkena dibandingkan dengan laki laki. Berat badan dimana kerja keras dari tumit untuk menumpu badan. Gaya hidup (bird howard et all,2006). Memiliki telapak kaki datar Dimana gaya hidup diantaranya meliputi pemakaian sepatu pada wanita yang membuat  beban pada kaki berlebihan dan tumpuan banyak pada tulang kalkaneus atau tulang tumit, contohnya pada pemakaian high heels. Selain dari itu dapat dikoreksi juga pola jalannya, permukaan sepatunya keras atau tidak, bentuk sepatunya dan juga apakah terlalu sering berdiri. Gejala yang sering di timbulkan oleh taji lebih sering adalah rasa nyeri atau sakit pada pagi hari atau bangun tidur dan terasa  nyeri terus menerus apalagi jika kebanyakan jalan dan berdiri serta kesulitan dari jongkok ke berdiri. TINDAKAN FISIOTERAPI Salah satu bentuk tindakan fisioterapi yang dianggap paling tepat untuk pengobatan kalkaneus spur atau tumit sakit dengan menggunakan modalitas US atau Ultra Sound therapy. Dimana dengan US diharapkan penghancuran atau pengikisan taji dapat dilakukan. Gelombang ultra sonik/ ultra sound yang merupakan gelombang suara yang di peroleh dari getaran yang memiliki frekwensi 0,1 hingga 5 MHz. Gelombang ini dapat di kelompokkan menurut fungsinya dengan frekwensi dan intensitas masing-masing (Lehmaun 1990). Modalitas ultra sound yang biasa digunakan fisioterapi merupakan suatu generator yang menghasilkan arus bolak balik berfrekwensi tinggi (high frequency alternating current) yang mencapai 0,75 s.d 3 MHz. Umumnya frekwensi yang di hasilkan oleh generator adalah 1 dan 3 MHz. Adapun Efek fisiologi dari ultra sound therapy adalah : Meningkatkan extensibilitas colagen dari tendon, kapsul sendi dan scar tissue. Meningkatkan konduksi syaraf motor maupun sensor dengan meningkatkan ambang rangsang rasa nyeri. Mempengaruhi aktivitas kontraktil otot rangka, mengurangi aktivitas muscle spindle, mengurangi spasme otot yang secara sekunder menyebabkan nyeri. Meningkatkan aliran darah melalui vasodilatasi pembuluh darah. Dengan menggunakan modalitas US yang di harapkan adanya efek termal atau efek fisiologi  sehingga menyebabkan vasodilatasi atau pelebaran pembuluh darah sehingga peredaran darah menjadi lancar dan pengangkutan zat sisa hasil metabolisme menjadi lancar kemudian dapat mengurangi nyeri. Dengan adanya efek termal atau efek fisiologi terjadinya vasodilatasi pembuluh darah dapat mengurangi spasme dikarenakan gelombang ultrasound menimbulkan peregangan di dalam jaringan. Rilexasi mudah di capai bila jaringan otot dalam keadaan hangat sehingga nyeri dapat berkurang, selain itu dapat mengurangi bengkak sehingga saat berjalan dan aktivitas sehari hari keluhan atau nyeri yang dirasakan dapat berkurang. Saran dari Saya pergunakanlah alas kaki dengan permukaan yang lembut dan arkus yang baik. Untuk membantu proses fisioterapi yang dijalani dan mengurangi keluhan, dapat juga menggunakan alat bantu heel pad untuk mengurangi nyeri saat bertumpu dan berjalan. Selain itu disarankan rutin melakukan gerakan atau latihan pada kedua pergelangan kaki ke semua arah minimal 10 kali setiap hari untuk menjaga kelenturan otot dan memperlancar peredaran darah. Daftar Pustaka : Bird,Howard,et all (2006);arthritis;third edition,porling kifldersley limited,London. Sujatno,dkk,2002.Sumber fisis.Politekhnik Kesehatan Surakarta jurusan Fisioterapi,Surakarta https://Ortotik-Prostetik.blogspot.com/2015/04 diakses tanggal 20 Oktober 2018. Risa nugeraha (2013) Penatalaksanaan Fisioterapi pada kasus calcaneus spur dextra dengan  modalitas US.Karya Tulis Ilmiah.Surakarta :poltekes. https://dhaenkpedro.wordpress.com/ultrasound-therapy diakses tanggal 21 November 2018.