Depresi merupakan sebuah gangguan kesehatan mental atau gangguan mood, atau kondisi emosional berkepanjangan yang mewarnai proses berpikir, berperasaan dan berperilaku seseorang. Seseorang yang mengalami depresi memperlihatkan perasaan tidak berdaya dan kehilangan harapan, disertai dengan adanya perasaan sedih, kehilangan minat dan kegembiraan. Disamping itu, orang yang mengalami depresi juga akan kehilangan energi sehingga kelihatan mudah lelah dan malas beraktivitas. Kondisi ini mengakibatkan orang yang mengalami depresi merasakan sedih dan kehilangan semangat. Sehingga dampaknya juga bisa memengaruhi perasaan, perilaku, dan pola pikir orang tersebut. Munculnya depresi sering kali diabaikan karena dianggap sebagai hal yang lumrah terjadi. Sehingga tak sedikit kasus depresi yang tidak ditangani secara cepat yang mengakibatkan keparahan pada orang yang mengalami depresi, oleh sebab itu apabila sudah mulai adanya timbul tanda dan gejala adanya depresi untuk segera ditangani.
A. Penyebab Depresi
1. Penyakit keturunan
2. Traumatis
3. Masalah kesehatan fisik
4. Pengalaman dan trauma masa kecil
5. Peristiwa kehidupan yang penuh tekanan
6. Ditinggal oleh orang dicintai, masalah keuangan, dan sebagainya
7. Mengidap penyakit kronis
8. Ketergantungan jenis obat tertentu
9. Diintimidasi, bullying atau diserang
B. Tanda Gejala Depresi
1. Gejala Fisik
a. Lelah atau tidak ada energi, meskipun sudah beristirahat
b. Gelisah atau sulit berkonsentrasi
c. Kesulitan melakukan kegiatan sehari-hari
d. Perubahan selera makan atau pola tidur
e. Rasa nyeri atau sakit yang muncul tanpa sebab tertentu
2. Gejala Emosional dan mental
a. Rasa sedih, cemas, atau mudah marah yang terus-menerus
b. Hilangnya minat untuk bersosialisasi untuk melakukan kegiatan yang biasanya disukai
c. Menarik diri dari orang lain dan merasa kesepian
d. Merasa tidak berharga, tidak punya harapan, atau merasa bersalah
e. Mengambil tindakan-tindakan berisiko yang tidak biasanya dilakukan
f. Menyakiti diri atau memiliki pikiran untuk mengakhiri hidup
C. Cara Mengatasi Depresi dan Kecemasan
1. Mengepresikan isi perasaan
Jangan menyimpan perasaan negatif sendirian, cobalah mengekspresikan perasaan melalui journaling atau bercerita dengan orang lain atau orang terdekat. Selain bisa mengekspresikan perasaan, melakukan journaling juga dapat membantu penderita untuk mengenali setiap gejala yang dialami dirinya setiap hari.
2. Berlatihlah untuk berfikir positif
Melatih diri sendiri untuk selalu berpikir positif. Perasaan depresi cenderung menyebabkan penderitanya mengambil keputusan dengan semaunya sendiri tanpa memikirkan resiko. Bila memiliki pikiran yang negatif atau bahkan membahayakan, cobalah berusaha untuk menenangkan diri dan berpikir jernih.
3. Aktif begerak / sering melakukan aktivitas
Saat depresi terjadi, lakukanlah olahraga secara rutin, dimana dengan olahraga adalah cara untuk mengatasi depresi yang efektif, dan merupakan salah satu bagian terpenting dalam upaya pemulihan. berolahragalah minimal 30 menit per hari. Ini tidak harus sekaligus, dan tidak apa-apa untuk memulai dari yang mudah. Misalnya berjalan kaki selama 10 menit yang mampu meningkatkan mood selama dua jam. Artinya, dengan berolahraga maka depresi dapat diatasi dengan efektif.
4. Mengkonsumsi makanan sehat anti depresi
Untuk mengatasi depresi yang bisa kamu lakukan adalah dengan cara mengurangi asupan makanan yang bisa memengaruhi otak dan suasana hati. Misalnya seperti kafein, alkohol, makanan berlemak, dan makanan yang mengandung pengawet kimia dan hormon yang tinggi, Sebaliknya, tingkatkan suasana hati kamu dengan makanan yang kaya akan asam lemak omega-3. Nutrisi tersebut berperan penting dalam menstabilkan mood. Sumber terbaik untuk asam lemak omega-3 adalah salmon, sarden, tuna, atau suplemen minyak ikan. Selain itu, penuhi juga kebutuhan tubuh akan vitamin B. Pasalnya, kekurangan vitamin B seperti asam folat dan B-12, bisa memicu depresi. Untuk mendapatkan asupan nutrisi tersebut, konsumsilah suplemen vitamin B kompleks atau makan lebih banyak buah jeruk, sayuran hijau, kacang-kacangan, ayam, dan telur.
5. Detoks sosial media
Melakukan detoks sosial media untuk sementara waktu. Hal ini bisa membuat merasa lebih tenang tanpa adanya distraksi dari lingkungan luar. Namun, jika merasa kesepian, coba hubungi orang terdekat. Apabila merasa sulit untuk menjalani masa sulit ini seorang diri, ingatlah untuk mencari dukungan dari keluarga maupun kerabat. juga bisa bersama-sama bergabung dalam sebuah kelompok dukungan bagi sesama penderita depresi.
Daftar Pustaka
Diakses Pada Tanggal 02 November 2024 Pukul 17.00.https://www.halodoc.com/artikel/5-langkah-sederhana-untuk-mengatasi-depr... dewasa?srsltid=AfmBOoqrrRF4A2aoMImhErAbx6djdD664IbpoGf5rYS01ykbn872IwD6
Diakses Pada Tanggak 02 November 2024 Pukul 17.15. https://anggutatas-pkm.bengkulukota.go.id/mengenal-gejala-depresi-penyeb...
Diakses Pada Tanggal 03 November 2024 Pukul 09.30. https://ciputrahospital.com/10-cara-bangkit-dari-depresi/
Penulis
Veka Padila,S.Kep.,Ns