Ansietas adalah perasaan was-was, kuatir atau tidak nyaman seakan-akan terjadi sesuatu yang dirasakan sebagai ancaman. Kegelisaan dapat bermanfaat ketika gelisah mengingatkan kita akan adanya bahaya. Gangguan kecemasan umum (generalized anxiety disosrder) misalnya, ditandai dengan kekhawatiran persisten (menetap) tentang keprihatinan besar atau kecil. Gangguan kecemasan lain seperti gangguan panik, gangguan obsesif – kompulsif (OCD) dan post- traumatic stress disorder (PTSD) memiliki pemicu dan gejala yang lebih spesifik. Kecemasan bisa disebabkan oleh kondisi medis yang memerlukan perawatan.
Tingkatan ansietas
Ringan
Masalah - masalah sehari – hari
Waspada
Persepsi meningkat
Sedang
Pusat perhatian yang lebih selektif / penting
Dapat melakukan sesuatu dengan arahan
Berat
Persepsi sangat menyempit
Fokut pada satu hal
Perlu banyak arahan untuk hal lain
Panik
Kehilangan kendali diri
Aktivitas motorik meningkat
Persepsi dan pikiran irrasional
Tanda dan Gejala
Kognitif / pikiran
Perhatian kurang
Konsentrasi kurang
Penilaian salah
Daya ingat terganggu (pelupa)
Blocking
Lapang persepsi menurun
Khawatir / cemas yang berlebih (bingung)
Banyak bertanya
Takut mati
2. Emosi
Mudah emosi
Tidak sabar
Gelisah
Tegang
Takut
Frustasi
3. Fisik
Nafsu makan menurun
Jantung berdebar- debar
Pernafasan cepat (sesak / pendek)
Berkeringat dingin
Kesulitan untuk tidur
Sakit kepala
Seperti melayang
Sensasi gatal
Ketegangan otot
Sakit lambung
4. Tingkah laku / perilaku
Gelisah
Ketegangan fisik
Tremor
Gugup
Bicara cepat
Kurang koordinasi
5.Sosial
Kadang – kadang menghindari kontak dengan orang lain / sosial
Aktivitas sosial menurun
Kadang-kadang menunjukkan sikap bermusuhan
Masalah fisik yang dapat dikaitkan dengan kecemasan meliputi:
Penyakit jantung
Diabetes
Masaah tiroid (seperti hipotiroidisme atau hipertiroidisme)
Asma
Penyalahgunaan obat
Penarikan diri (withdrawal) alcohol
Penarikan diri (withdrawal) dari obat anti – kecemasan (benzodiazepine )
Tumor langkah yang memproduksi hormone tertentu yang menyebabkan badan dalam posisi siaga “hadapi atau lari
Otot atau kejang atau kram
Rasa terbakar atau sensasi menusuk – nusuk sensasi yang tidak memiliki sebab yang jelas
Cara – cara mengatasi ansietas atau kecemasan :
Lakukan olahraga atau latihan
Olahraga adalah peredam stress yang kuat, yang dapat meningkatkan mood anda dan menjaga tubuh tetap sehat.
2. Cara distraksi visual, auditori dan perilaku (aktifitas)
Tehnik distraksi bisa dengan melihat pemandangan alam, pantai atau pengunungan. Mendengarkan suara alam seperti bunyi air mengalir, suara burung berkicau, musik instrumental atau musik lembut.melakukan kegiatan menonton film seperti komedi, kartun, membaca novel, membaca kata-kata huruf terbalik,mengunyah permen karet, melihat benda- benda sekitar.
Tehnik relaksasi
5 jari, tarik nafas dalam, meditasi, dan yoga. Tehnik relaksasi dapat meringankan kecemasan.
Cara spiritual
Pola makan yang baik
Hindari makan berlemak dan makanan manis dan makanan yang kaya akan lemak omega-3 dan Vit B.
3.Hindari alcohol dan penenang lain, dapat memperburuk kecemasan.
4.Tidur yang cukup
Kualitas tidur cukup dapat meringankan kecemasan kecemasan.
5. Berhenti merokok dan mengurangi atau berhenti minum kopi. Baik nikotin dan kafein dapat memperburuk kecemasan.
Daftar Pustaka
Tirtojiwo.org.2012/06.kuliah-anxiety.pdf
Keliat, B.A. & Pasaribu, J.(Eds.).(2013). Prinsip dan Praktik Keperawatan
Kesehatan Jiwa Stuart. Jakarta: Elsevier.
Penulis
Wieke Erina Ariestya,S.Kep,Ners