Fase remaja merupakan fase dimana masa manusia mengalami pergolakan emosi, pikiran, dan perasaan yang cukup signifikan. Penyebabnya terjadinya gangguan kecemasan ini disebabkan oleh banyak hal, tetapi sebagian besar disebabkan oleh ketakutan akan kegagalan. Bahkan terkadang, klien yang mengalami situasi keluarga yang baik, juga mengalami kecemasan. Rasa cemas yang terjadi pada setiap orang merupakan hal yang lumrah terjadi pada situasi-situasi tertentu. Apa lagi pada remaja, wajar saja sering mengalami rasa cemas yang berlebihan, sebagai contoh saja pada saat klien berinteraksi dengan orang yang disukai, saat klien mengikuti ujian, atau ditengah-tengah situasi bencana alam yang sedang terjadi . tanda dan gejala ketika klien sedang merasa cemas diantaranya seperti jantung berdebar, tubuh berkeringat dan gemetar, serta napas yang pendek adalah beberapa dari gejala yang umumnya timbul akibat rasa cemas yang terjadi.
A. Gejala Pada Gangguan Kecemasan Sosial Pada Remaja
Klien yang mengalami gangguan kecemasan sosial akan takut untuk melakukan aktivitas sehari-hari, seperti memulai berinterkasi, berbelanja, bekerja, bertemu orang asing, bersekolah, ataupun berbicara di telepon.
Klien selalu menghindari atau merasa khawatir yang berlebihan pada kegiatan sosial, seperti acara pertemuan keluarga, pesta, percakapan suatu kelompok hingga saat makan bersama orang awam atau orang baru.
Takut untuk dievaluasi atau dikritik orang lain.
Klien yang mengalami gangguan kecemasan sosia akan menghindar dan merasa khawatir ketika sedang melakukan sesuatu yang menurut ia dapat memalukan, misalnya tampil di depan publik secara tidak kompeten, tersipu, dan berkeringat dingin.
Klien yang mengalami gangguan kecemasan sosial akan mengalami fobia untuk masuk ke dalam ruangan yang penuh banyak orang.
Menghindari bertatapan mata karena kurangnya rasa percaya diri.
Klien yang mengalami gangguan kecemasan sosial akan memiliki perilaku yang aneh, sehingga menimbulkan perhatian oleh orang lain.
Memiliki kecenderungan obsesif terhadap sesuatu dan tidak terkendali.
Klien selalu overthinking dan dihantui mimpi yang buruk.
B. Gejala Fisik PADA Gangguan Kecemasan Sosial
Berkeringat secara berlebihan
Jantung berdebar sangat kencang
Sesak nafas
Telapak tangan mudah berkeringat
Gelisah dan gugup
Otot tegang dan postur tubuh menjadi kaku
Tidak bisa diam atau tenang
Sensasi geli yang berlebihan
Serangan panik
Sulit tidur
Sulit berkonsentrasi
Mudah marah atau tersinggung
C. Faktor Penyebab Gangguan Kecemasan Sosial Pada Remaja
1. Struktur Otak
Struktur otak yang disebut amigdala berperan dalam mengontrol respons terhadap rasa takut yang klien miliki. Jika amigdala pada otak bekerja terlalu aktif, respons terhadap rasa takut akan semakin meningkat.
2. Keturunan
Gangguan kecemasan memiliki kecenderungan untuk diturunkan di dalam keluarga. Oleh sebab itu, jika ada anggota keluarga yang mengalami kondisi ini, maka anggota keluarga juga berpotensi besar mengalami mengalami berbagai jenis gangguan kecemasan,
3. Lingkungan
Faktor lingkungan juga menjadi salah satu yang penting dalam mengakibatkan gangguan kecemasan sosial. Terjadinya kecemasan sosial pada remaja dapat berkembang dan tidak kekontrol lagi saat mereka yang umumnya dibesarkan oleh orang tua yang terlalu mengekang dalam mengontrol anaknya.
4. Adanya Trauma
Dengan adanya trauma yang terjadi pada klien remaja tersebut dapat meberikan situasi sosial yang menyebabkan klien remaja tersebut mengalami gangguan kecemasan. Gangguan-gangguan yang dialami sejak kecil dapat mengganggu masa depan seseorang. Hal ini dikarenakan orang tersebut merasa dipermalukan, sehingga membuatnya takut ketika akan menghadapi situasi sosial yang sama
5. Stres yang Menumpuk
Penumpukan stres dapat berlangsung secara terus menerus akibat dari suatu kejadian tertentu, misalnya stres karena suatu penyakit, stres dalam hal pekerjaan dan tugas sekolah, serta stres atas meninggalnya anggota keluarga.
D. Dampak Gangguan Kecemasan
Melemahkan Sistem Imun Tubuh
Mengganggu Sistem pada Saraf Pusat
Menurunkan Kualitas Tidur
Mengatasi Gangguan Kecemasan Sosial
Olahraga Ringan 15-20 Menit
Tenangkan diri dengan bernafas yang dalam
Melatih Teknik relaksasi
E. Langkah Mengtasi Gangguan Kecemasan Sosial
Ambilah posisi ternyaman dan duduk secara tegak dan rileks dengan kedua tangan diantara lutut.
Pejamkan mata, selanjutnya tarik nafas secara perlahan-lahan dengan mulut dan rasakan udara masuk ke seluruh pelosok paru-paru.
Keluaran udara secara pean-pelan melalui mulut dengan dibantu otot perut.
Rasakan sampai seakan-akan paru-paru menjadi kosong udara.
Istirahat sebentar, kemudian ulangi kembali teknik atau cara tersebut beberapa kali
Daftar Pustaka
Diakses Pada 05 Mei 2023 Pukul 12.00 https://rsj.acehprov.go.id/berita/kategori/artikel/memahami-gangguan-kecemasan-sosial-pada-remaja
Diakses Pada 05 Mei 2023 Pukul 12.30 https://www.halodoc.com/kesehatan/gangguan-kecemasan-sosial
Diakses Pada 05 Mei 2023 Pukul 13.00 http://etheses.iainponorogo.ac.id/18114/1/SKRIPSI%20UPLOAD_ZAHRA%20NUR%2...
Penulis
Ns. Mahmudah AMK, S. Kep.