Seseorang yang pernah mengalami kejadian traumatis dimasa lalu biasanyanya akan merasa syok, sedih dan takut yang berlebihan dan terjadi dalam waktu yang berkepanjangan .meskipun masalah yang dialami ituh hal yang serupa dan sama  tetapi reaksi setiap orang dalam menghadapi traumtis akan berbeda –beda. Trauma ialah  suatu kondisi  dimana seseorang akan mengalami cedera oleh salah satu sebab. Penyebab yang paling sering terjadi adalah kecelakaan lalu lintas, kecelakaan kerja, olah raga dan permasalahan dalam rumah tangga yang bias mengakibatkan terjadinya traumatis pada anggota keluarga tersebut. Pada anak-anak gejala trauma dapat berupa kesulitan tidur, perasaan takut ketika harus tidur sendiri, tidak ingin ditinggal sendirian meskipun untuk waktu singkat, bersikap agresif ketika diajak membahas masa lalu, dan marah secara tiba-tiba. Ada beberapa  gejala yang dapat menandakan individu dengan pengalaman traumatis, diantaranya adalah  gejala umum  yang memiliki  kenangan dimasalalu , dimana kenangan tersebut  menyakitkan dan  tidak mudah untuk dilupakan, mimpi buruk berulang akan kejadian traumatis,dan timbulnya kenangan akan kejadian traumatis ketika melihat hal-hal yang terkait dengan kejadian tersebut. Dilihat dari sisi  kognitif, kenangan akan kejadian traumatis dapat memicu perasaan cemas dan ketakutan yang  berlebihan, dan juga akan mengalami perasaan tertekan Menghilangkan trauma pada seseorang yang mengalami trraumatis  bukanlah sesuatu  hal yang mudah untuk dihilangkan dan dilupakan, seseorang yang pernah mengalami trauma membutuhkan perhatian khusus agar dampak yang mengakibatkan  trauma  pada orang tersebut yang ia rasakan tidak berkepanjangan dan memengaruhi proses perkembangannya. Kecepatan seseorang untuk melupakan masa lalunya yang kelam sangat bergantung pada seberapa dalam ia tersakiti. Jika pada saat itu orang tersebut benar-benar terpuruk atau dihadapkan dengan keadaan hidup dan mati, maka trauma bisa membekas seumur hidupnya (meski kadarnya bisa berkurang seiring berjalannya waktu). Namun, jika pengalaman pahit tersebut tak terlampau buruk hingga membuat hidup seseorang terpuruk, maka trauma yang seperti itu lebih mudah untuk dihilangkan.   A. Kenali 3 macam jenis trauma, diantaranya adalah sebagai berikut : Trauma akut adalah trauma yang disebabkan oleh salah  satu kejadian yang baru saja terjadi, yang berbahaya atau membuat pikiran menjadi rumit dan  stress Trauma kronis adalah merupakan jenis trauma yang terjadi akibat peristiwa menegangkan secara berulang terhadap suatu kejadian traumatis, sebagai contoh adalah tindakan pengroyokan, kekerasan rumah tangga,  pelecehan seksual ataupun kekerasan yang terjadi pada anak. Trauma kompleks merupakan jenis trauma dimana orang tersebut mengalami  kejadian traumtis dalam waktu berdekatan. Selain ketiga jenis traumatis tersebut , terdapat juga  jenis trauma lainnya, seperti trauma sekunder. Berbeda dengan jenis trauma di atas, trauma yang satu ini merupakan jenis trauma yang dirasakan oleh seseorang yang dekat dengan penderita trauma lainnya. Sebagai contoh adalah anak dari ibu yang traumatis, tenaga medis yang menangani langsung para pasien yang menderita trauma, dan lain sebagainya. B. Kenali  penyebab trauma Terjatuh Kecelakaan Bullying Kekerasan fisik, psikis, ataupun pelecehan seksual Kehilangan orang yang dicintai Broken home C. Gejala Trauma Takut Merasa sedih Sulit berkonsentrasi Mudah gelisah dan cemas Merasa malu D. Cara Mengatasi Trauma Respon  tiap orang yang mengalami  trauma  berbeda-beda, ada yang dapat membaik dengan sendirinya waktu dekat dan  ada pula yang menetap hingga butuh waktu lama. Jika dibiarkan, trauma dapat mengganggu kehidupan seserang tersebut dalama waktu yang berkepanjangan apabila permasalahan tersebut  tidak segera ditangani, adapun tehnik umtuk mengatasi trauma adalah sebagai berikut : 1. Selalu berfikir positif Pada saat kita berpikir kalau akan ada hal buruk yang terjadi, cobalah ingatkan diri kamu sendiri bahwa itu hanyalah prasangka buruk yang sebenarnya tidak akan terjadi pada diri kita . Kita harus tahu kalau suatu hal yang terjadi di masa lalu tidak akan selalu terjadi lagi di masa depan. Mungkin ada baiknya jika kita tetap mengantisipasi hal tersebut dapat terjadi kembali, tetapi melihat segala sesuatu dari pola pikir yang positif tentu akan membuat hidup kamu jadi lebih tenteram. 2. Lakukan  rutinitas dan cintai diri sendiri Mengkonsumsilah  makanan yang sehat dan bergizi , istirahat yang teratur , berolahraga secara teratur, dan melakukan berbagai hal positif  lainya  untuk menjaga tubuh agar tetap  berfungsi dengan baik. Selain itu lakukanlah kegiatan yang anda sukai  agar dapat menghilangkan  stres dan juga untuk membantu mengalihkan proses berfikir dan mengatasi trauma tersebut . 3. Tenangkan diri dengan menarik napas Ketika sedang mengalami rasa  cemas dan  stres, marah atau gelisah muncul, cobalah lakukan tarik napas dalam, dilakukan dalam beberapa kali agar dapat berpikir jernih dan menjadi lebih tenang. 4. Melakukan psikoterapi Apabila cara mengatasi trauma tersebut belum juga dapat teratasi, tidak ada salahnya untuk coba cari bantuan profesional yang memang sudah ahli dalam mengurusi hal-hal seperti ini misalnya dokter psikiater dan psikolog .Tidak perlu malu untuk datang dan berkonsultasi kepada tenaga ahli yang ada di sekitarmu, karena memang itulah tugas mereka sebagai ahli terapis.    DAFTAR PUSTAKA Wibhowo, C., Andromeda, K. DS So., Siek.,Santoso, J.G. 2019). Trauma Masa Anak, Hubungan Romantis, dan Kepribadian Ambang. Jurnal Psikologi UGM. Vol. 46 No. 1, 63-71 Di akses pada 26 oktober 2021 https://hellosehat.com/parenting/remaja/kesehatan-mental-remaja/cara-men... Di akses pada 09 Januari 2022 https://www.alodokter.com/segera-tanggulangi-trauma-sekarang-juga Di akses pada 29 september 2020 https://www.psychologytoday.com/us/blog/trauma-and-hope/201703/different...