Pneumonia merupakan penyebab utama kematian balita di dunia, Pneumonia menyebabkan kematian lebih dari 2 juta balita setiap tahunnya, Pneumonia disebabkan oleh peradangan paru yang membuat bernafas menjadi sakit dan asupan oksigen sedikit. Pneumonia merupakan salah satu penyakit yang banyak menyerang anak balita dan berdampak berkepanjangan dan bisa mempengaruhi fungsi paru saat dewasa nanti. Pneumonia ini adalah infeksi akut di jaringan paru-paru.  Menurut data dari puskesmas sungailiat kabupaten Bangka pada tahun 2016 sebanyak 153 kasus, dan pada tahun 2017 terdapat 211 kasus pneumonia. Dengan hal ini perlu diketahui faktor faktor apa yang mempengaruhi kejadian pneumonia pada balita dan anak. Yang pertama adalah faktor pengetahuan/pendidikan ibu terhadap kejadian pneumonia, faktor immunisasi, faktor gizi, faktor asap rokok dan asap rumah tangga, faktor pemberian asi  eksklusif, faktor pemberian vitamin pada anak dan balita. Dibawah ini akan dibahas hubungan pengetahuan ibu dengan kejadian pneumonia pada balita berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh mahasiswa di Puskesmas Sungailiat  tentang pengetahuan ibu terhadap kejadian pneumonia menunjukkan bahwa tidak ada hubungan yang bermakna antara pengetahuan ibu dengan kejadian pneumonia pada balita terhadap kejadian pneumonia dimana jika pengetahuan ibu baik namun tidak dilaksanakan dapat diartikan bahwa pengetahuan ibu yang diduga menjadi faktor resiko ternyata tidak ada pengaruhnya terhadap terjadinya pneumonia, dengan kata lain bersifat netral dan bukan merupakan faktor resiko terjadinya efek. Dimana menurut salah satu ibu yang mempunyai balita yang menderita pneumonia lebih memperhatikan anaknya dimana tingkat kewaspadaan mereka meningkat oleh karena itu mereka lebih memperhatikan lingkungan yaitu menyiapkan area untuk merokok walaupun dirumah sendiri guna untuk menghindari paparan asap rokok ini adalah salah satu pencegahan untuk menghindari asap rokok  terhadap anak dan apabila telah ada tanda tanda gelaja batuk dan sesak nafas tindakan yang dilakukan yaitu pengobatan dengan menggunakan pelayanan kesehatan yang ada dan berhubungan kami termasuk daerah Puskesmas Sungailiat jadi kami membawa anggota keluarga ke Puskesmas Sungailiat, apabila kondisi anak kita sudah parah dokter menyarankan kita untuk membawa anak berobat ke rumah sakit sesuai dengan rujukan kita. Hubungan kebiasaan merokok anggota keluarga dengan kejadian pneumonia pada balita berdasarkan penelitaian tentang faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian pneumonia pada balita diwilayah Puskesmas Sungailiat Kecamatan Sungailiat Kabupaten Bangka tahun 2018 didapatkan hasil uji statistik menunjukkan bahwa nilai p= 0,002 (p