SEHAT JIWANYA ….WHETHER IT’S ME..? ( INCLUDED)

“Didalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang sehat juga” ….Kata-kata ini sudah sering kita semua dengar, sejak kapan mulai tahu dan dengar kata-kata tersebut pun saya sendiri sudah agak lupa..yang pasti sejak saya sekolah dasar tahun 80-an rasanya kata-kata tersebut sudah ada.

Slogan kata-kata tersebut sering di sebut saat jam pelajaran olahraga dan disebutkan di kaset tape recorder saat senam pagi akan dimulai. Yang sangat melekat dalam pikiran adalah olahraga akan membuat tubuh menjadi sehat, sedangkan mengenai jiwa yang sehat sepertinya kurang melekat pada ingatan pikiran kita atau saya pribadi,baik pada saat sejak lampau itu atau berlanjut sampai waktu selanjutnya atau bahkan sampai saat sekarang, Penyebabnya bisa jadi banyak hal, yang salah satu yang mungkin adalah penyampaian slogan “ Didalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang sehat juga” yang seharusnya seimbang , tidak hanya disampaikan saat jam pelajaran olahraga saja tetapi harus disampaikan pada jam pelajaran agama juga, agar seimbang jasmani dan rohani nya / seimbang tubuh dan jiwanya.

Menurut undang –undang RI no 18 tahun 2014 Kesehatan Jiwa adalah kondisi dimana seorang individu dapat berkembang secara fisik, mental, spiritual, dan sosial sehingga individu tersebut menyadari kemampuan sendiri, dapat mengatasi tekanan, dapat bekerja secara produktif dan mampu memberikan kontribusi untuk komunitasnya.

Dengan arti lain bahwa bila memiliki jiwa yang sehat ,setiap manusia dapat melakukan perbuatan seperti orang lain pada umumnya, berjuang untuk mencapai cita-citanya, bekerja mencari nafkah untuk kehidupan, berbakti pada orang tua ,berbakti pada Negara dan bangsa, membantu sanak keluarga dan teman atau orang lain yang membutuhkan pertolongan.

Kata-kata  “Jiwa yang sehat” menjadi tujuan kita..!!

Apa sih sebenarnya Ciri-ciri orang yang sehat jiwanya ??

  1. Orang tersebut dapat menerima segala kekurangan dan kelebihan yang terdapat pada  dirinya,dan tidak melakukan hal-hal yang tidak wajar untuk mengatasinya.
  2. Dapat menerima kekurangan dan kelebihan orang lain, dan dapat hidup berdampingan secara damai dengan orang lain. (bukannya senang melihat orang susah atw susah hatinya melihat orang lain senang)
  3. Dapat menerima segala tantangan dan perubahan, dan dapat menyesuaikan dirinya dengan baik menghadapi tantangan dan perubahan tersebut.

Tiga point pernyataan diatas merupakan ciri-ciri utama orang yang mempunyai jiwa yang sehat..

Kalau ditanya ciri-ciri lain orang yang sehat jiwanya tentu saja dapat disebutkan diantaranya:

  1. Bijaksana: Mendahulukan yang lebih berguna dan penting.
  2. Jujur: Mengakui yang sebenarnya dan dapat dipercaya.
  3. Berani: Mempertahankan kebenaran.
  4. Sabar: Dapat mengendalikan amarah.
  5. Tekun: Mengerjakan hingga tuntas.
  6. Selalu ingin lebih baik: Berusaha memperbaiki diri.
  7. Bertanggung jawab: Tidak melarikan diri/tidak pengecut .
  8. Suka member : Tidak kikir/pelit.
  9. Mudah menyesuaikan diri: Tidak kaku.
  10. Setia: Pada pasangan sendiri.
  11. Cinta negeri: Tidak menghianati bangsa sendiri.
  12. Rendah hati: Tidak sombong.
  13. Mengalah: Memberi kesempatan pada orang lain.

Dari semua ciri-ciri tentang orang yang sehat jiwanya seperti yang telah disebutkan diatas kita sebagai pemula dapat melihat tentang kondisi kejiwaan seseorang,walaupun belum tentu dapat  menilai secara pasti karena masih banyak hal-hal/faktor lain yang harus diketahui yang bisa menjadi dasar penilaian. Salah satunya tentang “orang sehat yang sakit” (ill health) .Istilah ill health selintas terdengar biasa saja tetapi bila kita lebih mau memahaminya maka akan terpikir suatu keadaan seseorang yang bertolak belakang , orang itu sehat tetapi dalam keadaan sakit. Keadaan ill health seseorang dapat terlihat walaupun sebagian tidak terlihat kasat mata dapat ditunjukkan beberapa ciri-cirinya seperti: Egois (sangat mementingkan dirinya sendiri),Hutang tidak mau bayar, Tidak tahu malu, Senang melihat orang lain susah, Iri hati melihat orang lain berhasil, Curang/senang korupsi, Tidak mau antri, Suka melanggar ketentuan yang berlaku.

Bila beberapa hal tersebut ada pada diri kita maka dapat kita nilai sendiri apakah kita termasuk dalam kelompok ill health,yaitu orang yang merasa sehat tetapi sebenarnya sakit.

Kalau tanda-tanda awal seseorang terganggu jiwanya yang memang dapat terlihat langsung ditunjukkan oleh seseorang secara kasat mata diantaranya: Sinar matanya berubah, Mimik mukanya berubah, Sikapnya berubah, Cara bicara berubah, Pengendalian emosi menurun, Hubungan interpersonal memburuk, Prestasi kerja merosot, Banyak keluhan fisik, Kebiasaan sehari-hari berubah (makan, tidur, mandi).

Dengan demikian untuk mencapai jiwa yang sehat kita harus memenuhi tiga point dari ciri-ciri jiwa yang sehat seperti yang disebutkan diawal tadi agar tidak timbul gejala/tanda-tanda awal terganggu jiwa dan terhindar dari ill health (oang yang sehat tetapi sebenarnya sakit).Silahkan mencoba untuk melihat dan menilai diri masing-masing, Semoga bermanfaat bagi kita semua.       Selamat mencoba…...

Daftar pustaka:

Undang-undang RI no.18 tahun 2014

Tanya Jawab Mengenai  KESEHATAN JIWA , Dr. R. Surya Widya, SpKJ

Penulis: 
Muhammad Isnaini, S.Kep.

Artikel

13/01/2022 | Roesmala Dewi,AMK
29/12/2021 | Novariani, S.Si, Apt
29/12/2021 | Novariani, S.Si, Apt
30/06/2016 | Wieke Erina Ariestya, S.Kep.Ners
10/10/2018 | Emanuel Triwisnu Budi, AMK
02/02/2017 | Muhammad Isnaini.S.Kep

ArtikelPer Kategori