PENCEGAHAN PELECEHAN SEKSUAL PADA ANAK

Ario Muhammad membongkar kasus pelecehan seksual yang dialami anak perempuan dan laki-lakinya melalui halaman di sosial medianya.  Kisahnya berawal dari ketidaksengajaan dirinya melihat salah satu teman anaknya melakukan masturbasi dan dilihat oleh teman-temannya, termasuk anak-anaknya. Hal tersebut dihentikan olehnya, akan tetapi ternyata berlanjut pada lain waktu anak perempuannya disuruh melepas bajunya oleh temannya, yang merupakan orang yang melakukan masturbasi sebelumnya. Hal tersebut tidak lepas dari koneksi online yang sangat mudah, tontonan porno dan game online yang mengarah ke pornografi dengan akses yang sangat mudah menjangkau anak-anak di segala usia.  Kasus anak yang dicabuli oleh ayah kandung, paman, kakek atau orang-orang terdekat, bukan hal yang jarang kita dengar saat ini. Di Bangka Belitung kasus ayah tiri yang mencabuli  anak tiri dan anak kandungnya, yang notabene satu diantaranya adalah anak lelaki berusia 4 tahun, dan satu nya adalah anak berusia 3 bulan beberapa bulan yang lalu membuat kita menyadari bahwa masalah tersebut berada di sekitar kita. Beruntung, pada kisah di sosial media tersebut, Ario Muhammad, ayah korban memahami tentang hal tersebut dan membentengi anak-anaknya agar tidak menjadi korban yang lebih parah lagi.

Pelecehan seksual adalah bentuk perilaku yang berorientasi seks, yang di tunjukan kepada orang lain, dan menimbulkan perasaan tidak senang dan merugikan. Perasaan tidak senang tersebut meliputi rasa marah, jengkel, risih, malu, takut, tertekan, bahkan depresi. Hal tersebut perasaan bersalah serta menyalahkan diri sendiri, mimpi buruk, permasalahan harga diri, disfungsi seksual, sakit kronis, kecanduan, kecemasan, gangguan kepribadian, depresi bahkan kemauan untuk bunuh diri dapat berlanjut menjadi trauma jangka panjang. Untuk itu, perlu dilakukan pencegahan semenjak anak usia dini agar hal tersebut tidak terjadi.

1. Mengenalkan anggota tubuhnya

Anak usia 2 tahun sudah diajarkan anggota tubuh dan bagian tubuhnya yang boleh dan tidak boleh dipegang. Anggota tubuh yang menjadi aurat dan tidak boleh terlihat oleh orang lain. Serta ajarkan juga cara kabur atau lari ke orang tua atau guru jika menghadapi situasi pelecehan. Biasakan memberi nama anggota tubuh sesuai dengan namanya seperti penis, atau vagina.

2. Jangan berbicara atau menerima pemberian dari orang asing. Ajarkan batasan komunikasi dan interaksi dengan orang asing. Bangun bonding yang kuat dengan anak agar anak dapat membedakan dan memaknai batasan orang yang boleh dipercaya dn tidak boleh dipercaya.

3. Harus selalu meminta izin kepada orang tua jika akan pergi. Lakukan hal sama pada anak, sehingga anak memahami sebai kebiasaan.

4. Selalu berpakaian sopan dan menutup aurat. Ajarkan anak untuk selalu menutup aurat, tidak ketat dan mengundang pelecehan.

5 Tidak boleh tidur bersama orang tua. Pisahkan tempat tidur anak sejak usia 4 tahun. Biasakan anak memiliki privasi dan menghormati privasi orang lain, juga orang tua.

6. Mengunci kamar tidur saat berada didalamnya

7. Mengunci kamar mandi saat berada didalamnya

8. Mengganti baju pada tempat yang aman dan terlindungi

Untuk orang tua, juga harus memiliki kewaspadaan terkait dengan dengan isu pelecehan seksual. Orang tua sebagai orang yang menjadi pelindung anak, harus melakukan pencegahan sedini mungkin.

  1. Ajarkan dan biasakan anak dengan pendidikan seks sedini mungkin. Pola yang dibiasakan dari rumah akan terbiasa dilakukan di lingkungan manapun.
  2. Update ilmu setiap saat, sehingga orang tua memahami anak dengan sudut pandang anak.
  3. Komunikasi dan bonding yang sehat antara orang tua dan anak mencegah anak untuk mencari perhatian dan kedekatan dengan orang yang memiliki tujuan untuk melakukan pelecehan.
  4. Damping anak saat mengakses informasi, baik dari media online atau juga televise. Jelaskan tentang hal yang menyangkut seksual secara ilmiah dan gambling, serta cara untuk mengatasi kecanduan, misal dengan ibadah, puasa.
  5. Pembekalan ilmu bela diri merupakan hal yang harus dilakukan orang tua baik untuk anak laki-laki maupun perempuan untuk mencegah kekerasan seksual.

Darurat pornografi dan pornoaksi merupakan hal yang harus diperhatikan oleh semua kalangan. Dampak negative yang timbul akibat dari pelecehan, dampak berdampak jangka panjang dan mempengaruhi kualitas hidup seseorang, atau bahkan menularkan ke orang lain, seperti kporban sodomi yang juga menjadi pelaku sodomi. Untuk itu orang tua dan anak harus dibekali pengetahuan dan kemampuan untuk mencegah terjadinya pelecehan seksual.

 

DAFTAR PUSTAKA

  1. JUSTICIA , RISTY.2016.PROGRAM UNDERWEAR RULESUNTUK MENCEGAH KEKERASAN SEKSUAL PADA  ANAK USIA DINI. JURNAL PENDIDIKAN USIA DINI Universitas Pendidikan Indonesia. Volume 9 Edisi 2, November 2016. Diakses pada hari Sabtu, 27 November 2021 jam 09.00 di https://media.neliti.com/media/publications/116910-ID-none.pdf
  2. Handayani, Meni.2017.PENCEGAHAN KASUS KEKERASAN SEKSUAL PADA ANAK MELALUI KOMUNIKASI ANTARPRIBADI ORANG TUA DAN ANAK. Jurnal Ilmiah VISI PGTK PAUD dan DIKMAS - Vol. 12, No. 1, Juni 2017 Pusat Penelitian Kebijakan Pendidikan Balitbang Kemdikbud. Diakses pada hari Sabtu, 27 November 2021 jam 09.00 di https://media.neliti.com/media/publications/259940-pencegahan-kasus-kekerasan-seksual-pada-2157b61a.pdf
  3. RINA ARFIANA MUZDALIFAH .2018.UPAYA PENCEGAHAN KEKERASAN SEKSUAL TERHADAP ANAK OLEH PELAYANAN TERPADU PEREMPUAN DAN ANAK SURAKARTA (PTPAS) DI KOTA SURAKARTA. Diakses pada hari Sabtu, 27 November 2021 jam 09.00 di http://eprints.ums.ac.id/68642/11/NASKAH%20PUBLIKASI.pdf
  4. NEHERTA, MERI.2016. INTERVENSI PENCEGAHAN KEKERASAN SEKSUAL TERHADAP ANAK. FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT UNIVERSITAS ANDALAS. Diakses pada hari Sabtu, 27 November 2021 jam 09.00 di http://repo.unand.ac.id/12886/1/Pencegahan%20kekerasan%20seksual%20terhadap%20anak%20BUKU%202%20OK%20FULL%20sdh%20di%20kopres.pdf

 

 

Penulis: 
Tri Nurul Hidayati, S.Kep
Sumber: 
Perawat Rumah Sakit Jiwa Daerah

Artikel

13/01/2022 | Roesmala Dewi,AMK
29/12/2021 | Novariani, S.Si, Apt
29/12/2021 | Novariani, S.Si, Apt
30/06/2016 | Wieke Erina Ariestya, S.Kep.Ners
10/10/2018 | Emanuel Triwisnu Budi, AMK
02/02/2017 | Muhammad Isnaini.S.Kep

ArtikelPer Kategori