PELAKSANAAN VAKSIN COVID-19 DI UPTD RUMAH SAKIT JIWA PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG

Pandemi Covid-19 di Negara Indonesia masih terus mewabah, terlihat dari makin meningkatnya angka kejadian. Hingga 4 Februari 2021, terdata sebanyak sebanyak kasus terkonfirmasi: 1,12 jt, Sembuh: 917 rb serta Meninggal: 31,001. Covid-19 telah menyebar diseluruh wilayah negri ini ada 34 provinsi dan 485 kabupaten/kota. Dalam menangani pandemi Covid-19, pemerintah membuat berbagai kebijakan guna melindungi masyarakat dari penularan dan dampak Covid-19 mulai dari pembatasan sosial berskala besar termasuk pembatasan sekolah, tempat kerja, tempat peribadatan, tempat umum dan transportasi; pemberian bantuan sosial; pemberian insentif bagi tenaga kesehatan; kebijakan masker untuk semua; dan kebijakan penerapan protokol kesehatan serta baru-baru ini pelaksanaan vaksin.

Terkait vaksin Covid-19, Indonesia turut mengembangkan calon vaksin dalam negeri yang diberi nama vaksin merah putih. Vaksin buatan dalam Negri dikembangkan oleh LBM Eijkman, BPPT, LIPI, Badan POM, Kemenristek/BRIN serta sejumlah universitas. Penelitian, pengembangan dan produksi vaksin tersebut telah mendapat dukungan dari Komisi IX DPR RI melalui Rapat Kerja Bersama Kemenristek/BRIN, Kementerian Kesehatan, Badan POM serta PT Bio Farma (Persero) pada 14 Juli 2020.

Berdasarkan Peraturan Kepala Badan POM Nomor 16 Tahun 2015 tentang Tata Laksana dan Penilaian Obat Pengembangan Baru, vaksin yang merupakan produk biologi harus melalui proses pengembangan sebelum dipasarkan. Adapun proses tersebut antara lain adanya konsep pengembangan vaksin, pengembangan zat aktif, proses pembuatan calon vaksin, metode analisis dan pengujian non-klinik, sampai dengan uji klinik. Pada tahapan non-klinik, dilakukan pengujian in vitro dan in vivo pada hewan, sedangkan uji klinik dilakukan pada manusia yang secara umum meliputi empat fase uji klinik.

Hasil dari uji klinik berupa data pembuktian keamanan, khasiat dan mutu calon vaksin pada manusia yang nantinya akan digunakan untuk registrasi vaksin tersebut sehingga vaksin memperoleh nomor izin edar. Pada kondisi normal, pengembangan vaksin, registrasi vaksin hingga produksi vaksin secara massal membutuhkan waktu lima sampai sepuluh tahun. Pentingnya penggembangan calon vaksin dalam negeri karena lebih sesuai dengan karakteristik virus yang beredar di Indonesia. LBM Eijkman telah membangun pondasi pembuatan vaksin dan selanjutnya akan diuji pada tahap praklinik terhadap hewan yang akan dilakukan di Laboratorium Biosafety Level-3 (BSL-3) LIPI. Vaksin merah putih ini ditargetkan akan rampung pada tahun ini 2021.

Tujuan dari pengembangan calon vaksin baik yang berasal dari negara lain maupun dalam negeri keduanya berupaya mencari perlindungan kesehatan masyarakat yang efektif dari penularan Covid-19. Dengan melakukan penyuntikan vaksin, maka tubuh akan membentuk antibodi untuk melawan virus dan efektif melindungi untuk jangka waktu beberapa tahun ke depan. Pemberian vaksinasi dapat menurunkan angka morbiditas dan angka mortalitas serta meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Efek dari pelaksanaan vaksinasi jangka panjang diharapkan dapat mengurangi dampak sosial dan ekonomi yang ditimbulkan akibat pandemi Covid-19.

Indonesia melaksanakan vaksinasi Covid-19 pertama kali pada hari Rabu 13 Januari 2021 yang diawali dengan penyuntikan terhadap Bapak Presiden beserta beberapa tokoh Masyarakat. Vaksin yang digunakan Negara Indonesia yaitu Vaksin Sinovac yang dikembangkan oleh Sinovac Biotech, China. PT Bio Farma (Persero) selaku BUMN Kefarmasian bekerja sama dengan Sinovac Biotech dalam penyedian dan pengujian vaksin Sinovac. Penyuntikan vaksin Covid-19 dilaksanakan sebanyak 2 kali penyuntikan dengan jarak 14 hari dari penyuntikan pertama.

UPTD Rumah Sakit Jiwa Daerah Provinsi Kepulaan Bangka Belitung merupakan satu-satunya rumah sakit jiwa pemerintah yang ada di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang mempunyai tugas menyelenggarakan pelayanan pencegahan, penyembuhan, pemulihan dan rehabilitasi dibidang kesehatan jiwa dan ketergantungan obat yang dilaksanakan secara terpadu dan bermutu, sebagai tempat pengembangan sumber daya manusia melalui pendidikan dan pelatihan bagi tenaga dibidang kesehatan jiwa. Dalam mendukung terlaksananya dan suksesnya pelaksanaan Vaksin Covid-19 di Negri ini,

UPTD Rumah Sakit Jiwa Daerah Provinsi Kepulaan Bangka Belitung bekerjasama dengan Rumah Sakit dan Pukesmas yang ditunjuk melaksanakan vaksinasi Covid-19. Pimpinan Rumah Sakit memerintahkan untuk di laksanakan vaksin kepada seluruh pegawai Rumah Sakit dengan segera. Pelaksanaan vaksin di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung di mulai dengan di vaksinya Bapak Gubernur dan di ikuti oleh Jajaranya pada tanggal 14 Januari 2021. Untuk UPTD Rumah Sakit Jiwa Daerah Provinsi Kepulaan Bangka Belitung di laksanakan dengan bervariasi waktunya menyesuaikan kesiapan pegawai menjalankan vaksin. Berdasarkan data dari kepegawaian UPTD Rumah Sakit Jiwa Daerah Provinsi Kepulaan Bangka Belitung, bahwa pegawai yang mendapatkan vaksin pertama kali pada tanggal 14 Januari 2021 dan selanjutnya pelaksanaan vaksin berlanjut hingga di bulan Februari 2021.

Pelaksanaan vaksin berjalan dengan baik dan seluruh pegawai mengikuti vaksin, namun ada beberapa pegawai UPTD Rumah Sakit Jiwa Daerah Provinsi Kepulaan Bangka Belitung yang tidak dapat di lakukan vaksinasi dikarenakan beberapa hal. Pegawai yang tidak mendapatkan vaksi dikarenakan sedang dalam keadaan hamil, menyusui dan adanya penyakit yang di derita pegawai yang tidak memungkinkan untuk dilakukan vaksin Covid-19 jenis Sinovac.

Dengan terlaksanakanya vaksin pertama pada seluruh pegawai UPTD Rumah Sakit Jiwa Daerah Provinsi Kepulaan Bangka Belitung, di harapkan dapat tetrlaksana dengan baik juga pelaksanaan vaksin yang ke dua. Pelaksanaan vaksinasi yang ke dua tergantung dari penyuntikan yang pertama dan dilaksanakan 14 hari dari penyuntikan vaksin yang pertama. Pelaksanaan penyuntikan vaksin di UPTD Rumah Sakit Jiwa Daerah Provinsi Kepulaan Bangka Belitung tidak dapak dilakukan secara serentak dikaarenakan adanya perbedaan jadwan penyuntikan.

DAFTAR PUSTAKA Ikatan Pekerja Sosial Profesional Indonesia. (2020). Panduan Praktik Pekerjaan Sosial dalam Situasi COVID-19; Khusus bagi Pekerja Sosial Indonesia. Jakarta.

Makmun, dkk. 2020. Tinjauan terkait pengrmbangan vaksin covid-19. Fakultas kedokteran. Universitas Muslim Indonesia.

Satgas Penanganan Covid-19.2021. Update Kasus Penyakit Coronavirus (Covid-19) per 4 Februari 2021. Jakarta.

UPTD Rumah Sakit Jiwa Daerah Provinsi Kepulaan Bangka Belitung. 2019. Profil Rumah Sakit Jiwa Daerah Provinsi Kepulaan Bangka Belitung. Kepulaan Bangka Belitung.

Penulis: 
Rusmawaty Sitorus, S. Kep, Ns.
Sumber: 
Perawat Rumah Sakit Jiwa Dareah

Artikel

05/05/2021 | Ns. Sari Anggun Feby Royanti, S. Kep
03/05/2021 | Enser Rovido, S. Kep, Ners
03/05/2021 | Mita Octarina, M.Psi., Psikolog
30/06/2016 | Wieke Erina Ariestya, S.Kep.Ners
02/02/2017 | Muhammad Isnaini.S.Kep
10/10/2018 | Emanuel Triwisnu Budi, AMK

ArtikelPer Kategori