MERASA PERAWAT …. SUDAH PUNYAKAH NIRA PPNI?

 Agak terasa menyindir, nyinyir atau apalah-apalah gaya bahasa pada judul “MERASA PERAWAT “ pada artikel ini( atau mungkin biar agak beda saja bila menggunakan kata; “Menjadi Perawat…”, “Kepada Perawat….”, “Bagi Perawat….”), dari niat awal hanya untuk lebih menyentuh lubuk hati bagi teman sejawat perawat sekalian yang belum terpapar istilah “NIRA PPNI”.

Mungkin masih banyak teman sejawat perawat kita yang masih asing dan bertanya-tanya tentang arti singkatan “NIRA PPNI”. Apaan tuh NIRA..? Apa bedanya tuh dengan pohon NIRA...? yang banyak manfaatnya,dimana cairan  dihasilkannya dapat menjadi gula dan buahnya dapat diolah menjadi makanan yng lezat yang biasanya kita temui di bulan ramadhan saat berbuka puasa,yang mana untuk menggambil cairan dipohonnya sampai dengan menjadi gula melalui proses yang cukup sulit dan panjang, demikian juga perlu proses yang panjang juga untuk menjadikan buah nira menjadi makanan yang lezat. Apakah memiliki banyak manfaat juga bila memiliki NIRA PPNI dan apakah memerlukan kesulitan atau proses yang panjang juga untuk memiliki NIRA PPNI...?

NIRA PPNI adalah singkatan dari Nomor Induk Registrasi Anggota Persatuan Perawat Nasional Indonesia.NIRA dikeluarkan oleh Dewan Pengurus Pusat (DPP) PPNI yang berlaku nasional.Seorang perawat yang memiliki NIRA berarti perawat tersebut telah tercatat sebagai anggota PPNI.

Keberadaan PPNI memiliki sejarah yang panjang, dari masa sebelum kemerdekaan hingga diawal masa kemerdekaan Indonesia, terus mengalami perkembangan hingga akhirnya pada tanggal 17 Maret 1974 lahirlah organisasi profesi PPNI. VISI: Persatuan Perawat Nasional Indonesia sebagai wadah nasional yang memiliki kekuatan suara komunitas keperawatan dan peduli terhadap pemberian pelayanan/asuhan keperawatan yang bermutu bagi kepentingan masyarakat. Sedangkan MISInya adalah:

  1. Menguatkan manajemen dan kepemimpinan  PPNI untuk mencapai organisasi yang berwibawa, jejaring yang kuat di tingkat kepengurusan pusat,Provinsi, Kabupaten/Kota,dan Komisariat.
  2. Mendukung perawat indonesia untuk melakukan praktik keperawatan yang aman , Kompeten dan Profesional bagi masyarakat Indonesia.
  3. Menjadi pintu gerbang standar keperawatan regional dan Internasional.

 

PPNI telah melaksanakan Sembilan kali kongres sampai saat ini yaitu:

  1. Kongres I (Pertama) PPNI  dilaksanakan 15-20 November 1976 di Jakarta
  2. Kongres II PPNI dilaksanakan 17-21 Juni 1980 di Surabaya.
  3. Kongres III PPNI dilaksanakan 15-18 Desembar 1984 di Jakarta.
  4. Kongres IV PPNI dilaksanakan 27 November-01 Desember 1989 di Jawa Tengah.
  5. Kongres V PPNI dilaksanakan 05 – 29 Januari 1995 di Jakarta Timur.
  6. Kongres VI PPNI dilaksanakan 16-18 April 2000 di Bandung.
  7. Kongres VII PPNI dilaksanakan 24-28 Juli 2005 di Manado
  8. Kongres VIII PPNI dilaksanakan 27-30 Mei 2010 di Balik Papan Kalimantan Timur
  9. Kongres IX PPNI dilaksanakan 7-10 Mei 2015 di Palembang.

Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) merupakan satu-satunya Organisasi Profesi yang diakui oleh Negara /pemerintah berdasarkan amanah Undang –Undang No.38 Tahun 2014,ayat 15, yang merupakan wadah yang menghimpun perawat secara nasional dan berbadan hukum dengan SK Kementrian Hukum Dan HAM  no;93.AH.01.07.2012. Jadi legalitas organisasi ini jelas dimata hukum Indonesia.

Dalam pengurusan NIRA bisa mengakses simk.inna-ppni.or.id , setelah itu melapor ke komisariat/ppni kab/kota telah melakukan pendaftaran NIRA secara online dan membayar besaran uang pangkal bagi anggota baru sebesar Rp 100.000,- ditambah lagi iuran anggota,  iuran ICN ( Internation Council Nursing), hal ini sesuai dengan amanah AD/ART PPNI.

Perawat adalah seseorang yang telah lulus  pendidikan tinggi keperawatan, baik didalam maupun diluar negeri yang diakui oleh pemerintah sesuai peraturan perundang-undangan ( UUK No.38 Tahun 2014).

Masih adanya sebagian perawat yang belum menyadari pentingnya registrasi nasional sebagai anggota Organisasi Profesi, hal ini mungkin dikarenakan kemanfaatan yang belum disadari oleh sebagian perawat dan sosialisasi serta koordinasi yang kurang dari pengurus PPNI, baik  pengurus di daerah maupun di pusat serta mungkin karena tidak ada sangsi yang tegas bagi perawat yang belum teregistrasi sebagai  anggota PPNI.

Pertanyaannya sekarang apakah anda seorang perawat yang telah menjadi anggota PPNI? Dan apa buktinya? Dengan artikel ini diharapkan bisa menyadarkan kita akan pentingnya seorang perawat yang bekerja di wilayah NKRI untuk menjadi anggota PPNI.

Peran dan fungsi PPNI antara lain adalah mendorong lahirnya kebijakan bagi kepentingan keperawatan di Indonesia dan Pemersatu, Pembina, Pengembang, dan Pengawas di Indonesia (AD/ART PPNI 2015).

Bilamana menjadi anggota PPNI maka akan dituntut kewajiban sebagai anggota dan diikuti hak sebagai anggota PPNI, yang secara garis besar kewajiban anggota setelah memenuhi beberapa iuran anggota adalah Menjunjung tinggi, mentaati, dan mengamalkan sumpah perawat, kode etik perawat Indonesia, AD/ART, dan keputusan PPNI.

Sedangkan hak – hak anggota adalah:

  1. Mengajukan pendapat ,usul atau pertanyaan,baik lisan maupun tertulis kepada pengurus PPNI, mengikuti kegiatan organisasi, memilih dan dipilih sesuai jenjang kepengurusan organisasi.
  2. Mendapatkan kesempatan menambah atau mengembangkan ilmu dan keterampilan keperawatan yang diselenggarakan organisasi sesuai program dan kemampuan organisasi serta memenuhi persyaratan yang ditetapkan.
  3. Mendapatkan perlindungan dan pembelaan dalam melaksanakan  tugas organisasi dan profesi, apabila memenuhi (AD/ART ,Kode Etik Keperawatan Indonesia, Standar  Kompetensi, Standar Praktek, Peraturan Perundang-undangan yang berlaku, dan ketentuan organisasi).
  4. Mendapatkan pembelaan terhadap kasus yang terkait dengan masalah hukum dalam pelaksanaan tugas profesi.

 Untuk mendapatkan Hak-hak tersebut seorang perawat harus terdaftar sebagai anggota PPNI yang dibuktikan dengan NIRA atau Kartu Tanda Anggota (KTA).

Berkaitan dengan meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjadi anggota Organisasi Profesi maka timbulnya mekanisme dan kebijakan yang dilakukan Organisasi Profesi PPNI  yaitu Persyaratan Rekomendasi yang hanya di berikan pada anggota yang memiliki NIRA yang dikeluarkan oleh PPNI  Pusat, Dimana Rekomendasi Organisasi Profesi  itu merupakan salah satu syarat yang harus dilampirkan dalam proses  penerbitan STR, Re-registrasi STR, serta pembuatan SIPP Perawat ( wajib ada bagi perawat , tercantum  pada Undang-Undang Keperawatan  No.38 Tahun 2014, Pasal 19.)

Jadi untuk memenuhi kewajiban dan hak –hak yang telah disebutkan diatas  maka  mengapa seorang perawat wajib menjadi anggota  Organisasi Profesi PPNI

Dilihat dari paparan diatas maka terdaftar sebagai anggota PPNI yang dibuktikan dengan NIRA atau Kartu Tanda Anggota (dimana NIRA tercantum pada KTA) adalah hal yang paling awal dan mutlak dimiliki seorang perawat sebelum mendapatkan STR Perawat serta SIPP Perawat.Maka teman sejawat sekalian bersegeralah untuk terdaftar sebagai anggota Organisasi Profesi PPNI  dan memiliki NIRA PPNI agar benar-benar Menjadi Seorang Perawat, bukan hanya Merasa Perawat seperti judul artikel diatas.Semoga bermanfaat.Terima kasih.

 

Daftar Pustaka;

Undang-undang Keperawatan No. 38 tahun 2014 .

AD/ART , Hasil MUNAS IX PPNI di  Palembang .

Buku Panduan Organisasi Profesi Persatuan Perawat Nasional Indonesia Tahun 2006

Penulis: 
M.Isnaini,S.Kep
Sumber: 
M.Isnaini,S.Kep

Artikel

13/01/2022 | Roesmala Dewi,AMK
29/12/2021 | Novariani, S.Si, Apt
29/12/2021 | Novariani, S.Si, Apt
30/06/2016 | Wieke Erina Ariestya, S.Kep.Ners
10/10/2018 | Emanuel Triwisnu Budi, AMK
02/02/2017 | Muhammad Isnaini.S.Kep

ArtikelPer Kategori