MENGAPA PASIEN DENGAN GANGGUAN DELUSI SERING KESULITAN UNTUK MEMBEDAKAN MANA HAL YANG BERSIFAT KENYATAAN DAN MANA YANG MERUPAKAN IMAJINASI

Peran keluarga sangat diperlukan dalam proses penyembuhan pasien skizofrenia karena mampu mengurangi ekspresi emosi serta mampu mencegah kekambuhan. Peran keluarga merupakan suatu rangkaian tindakan yang diharapkan yang sesuai dengan posisi sosial terhadap keluarganya seperti motivasi, sahabat, pendamai, dominator, pengasuh keluarga, terapi keluarga dan perawatan selama di rumah. Selain itu, peran keluarga juga sangat penting dalam pengobatan skizofrenia karena pada umumnya pasien skizofrenia belum mampu untuk mengatur dan mengetahui jadwal serta jenis obat yang akan diminum

Kepatuhan dalam pengobatan pasien skizofrenia merupakan salah satu faktor utama dalam keberhasilan penyembuhan pasien skizofrenia. Penderita skizofrenia yang tidak patuh dalam pengobatan akan membutuhkan waktu yang lama untuk kembali pada kondisi yang semula dan apabila kekambuhan ini terjadi berulang maka akan membuat kondisi semakin memburuk dan sulit untuk kembali pada keadaan semula Kepatuhan pengobatan merupakan salah satu faktor utama dalam keberhasilan terapi dalam mencegah kekambuhan. Kepatuhan pada pasien yang mengalami skizofrenia adalah sebuah perilaku yang terdiri dari kepatuhan dalam mengkonsumsi obat secara tepat yaitu sesuai dosis, frekuensi, waktu dan benar jenis obatnya. Faktor yang mempengaruhi kepatuhan minum obat pada skizofrenia diantara lain yaitu variabel demografi, penyakit yang dialami oleh pasien, program terapeutik, faktor psikososial, petugas kesehatan dan lingkungan pasien. Lingkungan klien yang merawat klien di rumah setelah menjalani pengobatan di rumah sakit adalah keluarga. Keluarga berperan dalam pengambilan sebuah keputusan tentang perawatan anggota keluarga yang sakit, serta menentukan keputusan mencari pengobatan yang tepat serta mematuhi anjuran pengobatan.

A. Jenis-Jenis Kepatuhan

1. Kepatuhan penuh (Total Compliance)

Pada keadaan ini penderita tidak hanya berobat secara teratur sesuai batas waktu yang ditetapkan melainkan juga patuh minum obat secara teratur sesuai petunjuk.

1. Pasien yang sama sekali tidak patuh (Non Compliance)

Pada kondisi ini, dimana pasien putus obat atau tidak mengkonsumsi obat sama sekali.

B. Manfaat Minum Obat pada Pasien Jiwa

  1. Minum obat rutin dapat meningkatkan efektivitas dari obat
    dalam menghilangkan gejala
  2. Berhenti minum obat dapat menyebabkan perubahan pada
    suasana hati pasien
  3. Dengan cara minum obat secara rutin dapat memperingan gejala dan
    mencegah terjadinya kekambuhan pada pasien tersebut

C. Mengapa Pasien Harus Minum Obat Secara Rutin

Efek obat tidak bisa bekerja dalam sekejap untuk menghilangkan gejalanya.Minum obat setiap hari seperti yang diarahkan oleh dokter dapat sangat membantu meningkatkan efektivitas obat. Selain itu tidak dianjurkan untuk langsung serta merta menghentikan pengobatan. Pasien mungkin diminta untutk tetap meneruskan pengobatan dengan melihat kondisi dan keperahan penyakit, tidak dainjurkan untuk meningkatkan atau menghentikan dosisnya tanpa sepengatahuan dokter karena ada resiko efek samping dan komplikasi yang mungkin terjadi sebagai akibatnya.

D. Penyebab Ketidakpatuhan Minum Obat pada Pasien Gangguan Jiwa 

  1. Tidak menyadari dirinya sakit
  2. Bosan minum obat
  3. Takut efek samping dari obat
  4. Merasa sudah sembuh, dan tak perlu minum obat lagi
  5. Tidak nyaman terhadap reaksi obat yang dikonsumsi
  6. Tak ada dukungan dari keluarga

E. Cara Meningkatkan Kepatuhan Pasien dalam Minum Obat

  1. Pasien harus mengembangkan tujuan kepatuhan serta memiliki keyakinan dan sikap yang positif terhadap suatu penatalaksanaan, dan keluarga serta teman juga harus mendukung keyakinan tersebut.
  2. Perilaku sehat sangat dipengaruhi oleh kebiasaan, maka dari itu perlu dikembangkan suatu strategi yang bukan hanya untuk mengubah perilaku, tetapi juga untuk mempertahankan perubahan tersebut.
  3. Pengontrolan terhadap perilaku sering tidak cukup untuk mengubah perilaku itu sendiri.
  4. Dukungan sosial dalam bentuk dukungan emosional dari anggota keluarga yang lain, teman dapat membantu mengurangi ansietas, mereka dapat menghilangkan godaan pada ketidakpatuhan, dan mereka sering menjadi kelompok pendukung untuk mencapai kepatuhan.
  5. Dukungan dari professional kesehatan, terutama berguna saat pasien menghadapi perilaku sehat yang penting untuk dirinya sendiri. Selain itu tenaga kesehatan juga dapat meningkatkan antusias terhadap tindakan tertentu dan memberikan penghargaan yang positif terhadap pasien yang telah mampu beradaptasi dengan program pengobatannya

 

 

 

DAFTAR PUSTAKA

Diakses Pada 15 Juni 2024 Pukul 13.00. https://repository.itekes-bali.ac.id/medias/journal/2020_16C11724_NI_KETUT_ALIT_MEIDRESA_LITERATURE_REVIEW..pdf

Diakses Pada 15 Juni 2024 Pukul 14.00.https://rs-erba.go.id/berita-erba/kepatuhan-minum-obat-untuk-pasien-gangguan-jiwa

Diakses Pada 16 Juni 2024 Pukul 09.00. http://repository.stikes-bhm.ac.id/673/1/1.pdf

 

 

Penulis: 
Ns.Karmila,AMK.,S.Kep.
Sumber: 
PERAWAT RSJD dr. SAMSI JACOBALIS PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG

Artikel

18/06/2022 | Gita Riskika,S.Farm.,Apt
30/06/2016 | Wieke Erina Ariestya, S.Kep.Ners
30/11/2022 | Zurniaty, S. Farm., Apt
18/06/2022 | Gita Riskika,S.Farm.,Apt

ArtikelPer Kategori