Pekan ASI sedunia atau World Breastfeeding Week (WBW), merupakan salah satu sarana promosi Peningkatan Pemberian ASI. Pekan ASI diperingati pada 1-7 Agustus setiap tahunnya, dengan tema yang ditentukan oleh WABA (The World Alliance for Breasfeeding Action). Tema yang berbeda disetiap tahunnya bertujuan untuk mengangkat berbagai aspek dari menyusui.
The World Alliance for Breasrfeeding Action (NABA) yang mengeluarkan tema peringatan Pekan ASI Sedunia, dibentuk pada tanggal 14 Februari 1991.WABA adalah suatu jaringan internasional yang terdiri dari berbagai organisasi dan individu-individu yang percaya bahwa mendapatkan ASI merupakan hak setiap anak dan merupakan hak seorang ibu untuk menyusui, dengan melakukan upaya-upaya promosi, perlindungan dan mendukung hak-hak tersebut, berdasarkan Deklarasi Innocenti dan bekerjasama dengan UNICEF.
Konvensasi tentang Hak Anak, mengatakan bahwa setiap anak menyandang hak untuk hidup dan kepastian untuk dapat bertahan hidup dan tumbuh kembang yang optimal. Untuk mencapai tumbuh kembang optimal, di dalam Global Strategy for Infant and Young Child Feeding, WHO/UNICEF merekomendasikan empat hal penting dalam pemberian makanan bayi dan anak seperti :
- Memberikan Air Susu Ibu (ASI) kepada bayi segera dalam waktu 30 menit setelah bayi lahir
- Memberikan hanya ASI saja atau pemberian ASI secara ASI eksklusif sejak lahir sampai bayi berusia 6 bulan
- Memberikan makanan pendamping Air Susu Ibu (MP-ASI) sejak bayi berusia 6 bulan sampai 24 bulan
- Meneruskan pemberian ASI sampai anak berusia 24 bulan atau lebih
Manfaat menyusui bagi ibu antara lain :
- gerakan menghisap oleh bayi akan merangsang produksi hormon oxytoxin yang akan menyebabkan kontraksi rahim, sehingga dapat membantu keluarnya plasenta dan mengurangi perdarahan pasca persalinan
- Mengurangi resiko kanker payudara pra menopause dan resiko kanker ovarium
- Dengan menyusui secara eksklusif dapat menunda haid dan kehamilan, sehingga dapat digunakan sebagai alat kontrasepsi alamiah yang secara umum dikenal sebagai Metode Amenorea Laktasi (MAL)
- Dengan menyusui tercipta ikatan emosional ibu-bayi dan interaksi pendengaran,perabaan,penciuman dan penglihatan.
- Dengan menyusui secara eksklusif, ibu tidak perlu mengeluarkan biaya untuk makanan bayi sampai bayi berumur 6 bulan. Dengan demikian akan menghemat pengeluaran rumah tangga untuk membeli susu formula dan peralatannya.
MANFAAT PEMBERIAN ASI
A.Apa Keunggulan ASI?
a. Aspek gizi
- Mengandung zat gizi berkualitas tinggi untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi
- Zat gizi dalam ASI mudah dicerna dan diserap secara efektif
b. Aspek imunologis
- ASI mengandung zat anti infeksi, bersih dan bebas kontaminasi
- Mengandung Iga, laktoferin, lysozim, faktor bifidus dan lain-lain yang mampu menjaga daya tahan tubuh bayi
c. Aspek Kecerdasan
ASI mengandung Taurin, Docosahexaenoic Acid (DHA) dan Arachidonic Acid (AA) ysng cukup untuk menjamin pertumbuhan dan tingkat kecerdasan Anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kecerdasan (IQ) bayi yang diberikan ASI lebih tinggi daripada bayi yang diberikan susu formula
B. Apa keuntungan memberikan ASI bagi Perusahaan/Pengelola/Pengurus Tempat Kerja?
- Menurunkan angka absensi karena bayi yang diberikan ASI jarang sakit dibandingkan dengan bayi yang diberikan susu formula.
- Ibu yang memberikan ASI mempunyai prestasi kerja yang lebih baik dan produktivitas kerja lebih meningkat.
- Menghemat pengeluaran biaya pengobatan kesehatan bagi bayi ASI eksklusif, karena telah terbukti bayi ASI eksklusif punya daya tahan tubuh yang baik sehingga jarang sakit dan dirawat di rumah sakit dibandingkan dengan bayi yang diberi susu formula.
- Meningkatkan citra perusahaan.
2. Apa keuntungan memberikan ASI bagi pekerja / karyawan?
- Memberikan ASI akan meningkatkan kesehatan ibu. Menyusui dapat mengurangi risiko diantaranya; kanker payudara dan indung telur (ovarium).
- Meningkatkan citra perusahaan.
- Membuat ibu lebih percaya diri. Memberi ASI berat badan akan kembali sepertin sebelum hamil, karena energi yang diperlukan ibu untuk memproduksi ASI sebagian diambil dari cadaangan lemak.
- Lebih ekonomis karena tidak perlu mengeluarkan biaya untuk susu formula, lebih praktis, dan higienis.
- Menunda kehamilan. Isapan bayi pada puting susu ibu, akan merangsang keluarnya hormon prolaktin untuk memproduksi ASI sekaligus menunda kesuburan
C. Apa keuntungan memberikan ASI bagi masyarakat dan negara?
- Bayi dan anak yang sehat cikal bakal negara sehat dan berkualitas.
- Menurunkan angka kematian ibu dan anaak agar kesejahteraan dan keberlangsungan keluarga lebih baik.
- Menghemat pengeluaran pada sektor kesehatan karena jumlah bayi sakit lebih sedikit.
- Melindungi lingkungan karena mengurangi limbah pengolahan susu formula dan limbah kemasannya.
- Menghemat devisa negara (kurangi impor susu formula).
CARA MEMBERIKAN ASI BAGI IBU BEKERJA
- Memberikan ASI secara langsung
a. Jika memungkinkan bawalah bayi ke tempat bekerja
b.Jika tempat kerja dekat dengan rumah, ketika jam istirahat :
- Ibu pulang untuk menyusui
- Seseorang mengantarkan bayi untuk menyusu
c. Jika tempat kerja jauh dari rumah
- Beri ASI saja sesering mungkin selama cuti melahirkan
- Tidak memberi ASI dengan botol, tetapi gunakan cangkir
- Susui bayi pada malam hari, pagi hari, dan kapan saja saat ibu berada di rumah
- Biarkan bayi melepas sendiri hisapan bayi, setelah satu payudara yang dihisap bayi terasa kosong
- Segera berlatih memerah ASI setelah melahirkan
- Perah ASI sebelum berangkat kerja, dan minta kepada pengasuh agar memberikan ASI tersebut pada waktu tertentu ketika ibu bekerja
- Susui bayi setelah memerah ASI agar ASI yang sulit diperah di dapat bayi
- Ajari pengasuh memberi ASI dengan cangkir secara benar dan cermat
- Ditempat kerja, perahlah ASI 2-3 kali (selang 2-3 jam)
2. Cara memberikan ASI perah yang sudah disimpan
Idealnya mencairkan ASI beku di dalam lemari pendingin. Jika diperlukan segera coba cairkan ASI beku dengan air dingin kemudian air hangat yang mengalir
- Hindari penggunaan ASI yang disimpan dari lemari pendingin dari kerusakan akibat pemanasan yang berlebihan.
- ASI tidak boleh dipanaskan dengan microwave
- Gunakan segera ASI perah beku yang sudah dicairkan dan buang bila tidak dihabiskan
- Jika ASI berbau jangan digunakan
- Ketika disimpan, lemak susu mungkin terpisah. Kocok pelan-pelan sebelum digunakan
- Beberapa bayi menolak minum ASI ini, khusunya pada awal diberikan ASI perah simpan. Coba memberikan dengan cangkir atau sendok.
4. Keunggulan penggunaan cangkir
- Cangkir mudah dibersihkan dengan sabun dan air bersih
- Cangkir tidak akan dibawa kemana-kemana dalam waktu cukup lama, sehingga sehingga kurang memberi waktu bagi bakteri untuk berkembang biak
- Bayi tidak dapat minumsendiri dari cangkir, sehingga pasti akan ada orang yang memegang bayi, memperhatikan bayi, menatap bayi, dan berinteraksi dengan bayi. Hal ini diperlukan bagi perkembangan intelegensia dan kecerdasan emosional bayi.
- Minum dari cangkir tidak menggantikan kegiatan menghisap pada kegiatan menyusu, sehingga bayi akan tetap bersemangat untuk menyusu ketika ibunya kembali dari bekerja. Bayi akan sangat ingin menyusu karena kebutuhan menghisap belum terpenuhi. Hal ini akan merangsang produksi ASI, sehingga ibu tetap dapat menghasilkan ASI dalam jumlah banyak
- Penggunaan cangkir dalam memberikan ASI perah kepada bayi akan melatih bayi mengendalikan seberapa banyak ASI yang diteguknya
Daftar Pustaka
2005. Strategi Nasional Peningkatan Pemberian Air Susu Ibu.Jakarta:Deparetemen Kesehatan RI
Syasya Azisya. 2010. Sukses Menyusui Meski Ibu bekerja. Jakarta: Gema Insani
Inisial Menyusui Dini Plus ASI Eksklusif – dr. Hj. Utami Roeli, SpA.MBA IBCLC

