BAHAYA OVERDOSIS PENGGUNA OBAT TIDUR BAGI KESEHATAN

Bahaya overdosis penggunaan obat tidur diklasifikasikan sebagai obat penenang hipnotik dan biasanya obat ini hanya diberikan kepada klien untuk penderita insomnia dan gangguan tidur lainnya. Obat tidur hanya diresepkan sebagai salah satu cara untuk mengatasi permasalahan kondisi tidur. Karena, banyak di antara obat-obatan ini berpotensi menyebabkan penyalahgunaan dan kecanduan atau kebaisaan. Meskipun memiliki kegunaan yang benar, obat tidur juga memiliki dampak risiko dan efek samping yang tidak baik, yang sayangnya tidak disadari oleh banyak orang. Obat tidur mungkin merupakan solusi yang efektif untuk mengakhiri masalah tidur dalam jangka pendek. Akan tetapi, sangat penting untuk diperhatikan dan memastikan bahwa klien telah memahami semua dampak apa yang perlu diketahui tentang konsumsi obat tidur. Seperti, mengetahui tentang efek sampingnya untuk menghindari penyalahgunaan obat penenang ini.

A. Dampak Mengkonsumsi Obat Tidur Secara Berlebihan

1. Munculnya Gejala Baru

Dengan adanya penggunaan obat yang dijual bebas maupun obat resep biasanya memiliki aturan minum obat karena berkaitan dengan dampak yang akan ditimbulkan pada klien tersebut karena respons tubuh dalam menerima obat berbeda – beda . Salah satu tanda yang paling mudah disadari akibat minum obat melebihi dosis yakni munculnya gejala baru yang mungkin belum pernah dialami sebelumnya.

2. Dapat Mengalami Gangguan Kesehatan Mental

Dengan memiliki kebiasaan konsumsi obat tidur secara berlebihan dapat meberikan banyak sekaligus tidak hanya berakibat pada kesehatan fisik,melainkan berdampak pada timbulnya gangguan kesehatan mental.

3. Mengalami Kebingungan Dalam Minum Obat

Terlalu banyak obat yang harus diminum dapat membuat klien kesulitan untuk mengikuti jadwal yang telah ditentukan. Oleh karena itu, segeralah berkonsultasi dan bicarakan dengan doktermengenai mana obat yang memang harus dikonsumsi dan mana yang masih bisa ditunda. Penting agar dokter mengetahui semua jenis obat yang klien konsumsi, baik itu obat yang dijual bebas atau tanpa resep, obat resep dokter, suplemen, maupun obat herbal. Pasalnya, beberapa jenis obat bisa menyebabkan interaksi obat. Tidak menutup kemungkinan akan timbul efek samping yang tidak diinginkan jika tak mengatur jarak minum obat.

4. Sering Salah Dalam Minum Obat

Apabila klien sering salah dalam minum obat, bisa jadi ini pertanda bahwa obat yang klien konsumsi terlalu banyak. Dengan hal ini agar tidak terjadi lagi, sebaiknya sediakan tempat penyimpanan obat khusus yang dilengkapi dengan daftar obat harian. Tujuannya agar memudahkan klien mengatur minum  obat apa saja yang harus  klien minum setiap harinya, jadwal minum obat harian, jumlah yang telah klien minum pada hari itu.

B .Gejala dan Efek Samping Obat Tidur

  1. Pusing
  2. Mulut kering
  3. Mengantuk di siang hari
  4. Hilang ingatan
  5. Sakit kepala ringan
  6. Pernapasan terasa tertekan
  7. Ketergantungan pada obat tidur
  8. Mengkonsumsi obat tidur hanya agar bisa merasakan efek euphoria
  9. Gangguan keseimbangan
  10. Gemetar tak terkendali

C. Cara Menghentikan Ketergantungan Konsumsi Obat Tidur Secara Berlebihan

  1. Bicarakan masalah ini dengan dokter. Dokter akan memberikan saran dan masukan untuk mengurangi atau menghentikan menggunakan obat tidur.
  2. Cobalah untuk tidur dengan nyenyak tanpa obat tidur. Melakukan kebiasaan yang baik sebelum tidur seperti melakukan relaksasi sebelum tidur atau mengurangi konsumsi kafein dan alkohol.
  3. Mintalah bantuan terhadap keluarga atau teman dekat agar dapat mengatur aktivitas rutinitas tidur dan memberikan dukungan moral.
  4. Lakukanlah kegiatan terapi, dimana terapi bisa membantu mengelola stres atau masalah emosional yang mungkin menyebabkan kamu sulit tidur.
  5. Jangan menghentikan penggunaan obat tidur secara tiba-tiba tanpa adanya advice dari dokter. Sebaiknya, konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter untuk mengelola penghentian obat tidur tanpa menimbulkan efek tidak nyaman.

D. Cara Mengonsumsi Obat Tidur Yang Aman

  1. Jangan pernah mengonsumsi obat untuk susah tidur, kecuali memang sudah diresepkan oleh dokter.
  2. Apabila dokter meresepkan obat untuk susah tidur, pastikan klien sudah menceritakan secara lengkap riwayat kesehatan klien, termasuk obat lain yang sedang dikonsumsi.
  3. Jika punya tekanan darah tinggi atau gangguan pada organ hati, beri tahukan pada dokter yang meresepkan obat susah tidur.
  4. Pastikan klien membaca instruksi pemakaian yang ada di kemasan obat secara saksama.
  5. Jangan mengonsumsi obat untuk susah tidur dalam jumlah yang lebih banyak dari anjuran dokter.
  6. Jangan mengonsumsi alkohol berdekatan dengan waktu minum obat insomnia.
  7. Pastikan hanya mengonsumsi obat susah tidur saat klien punya banyak waktu untuk tidur.
  8. Ketika pertama kali minum obat untuk susah tidur, cobalah lakukan di malam hari ketika keesokan harinya klien tidak melakukan aktivitas bepergian.
  9. Hindari hal yang membhayakan seperti missal, jangan mengendarai kendaraan bermotor setelah mengonsumsi obat susah tidur.
  10. Segera hubungi dokter apabila mengalami keluhan medis tertentu atau masalah saat mulai mengonsumsi obat susah tidur

 

 

Daftar Pustaka

Diakses Pada 02 Mei 2023 Pukul 11.30 https://www.merdeka.com/jatim/bahaya-konsumsi-obat-tidur-berlebihan-bagi-kesehatan-perhatikan-dampaknya-kln.html

Diakses Pada 03 Mei 2023 Pukul 14.00https://bumame.com/blog/tips-kesehatan/efek-samping-obat-tidur/

Diakses Pada 03 Mei 2023 Pukul 15.00 https://hellosehat.com/obat-suplemen/tanda-terlalu-banyak-minum-obat/

 

Penulis: 
A.Rahman.AMK
Sumber: 
Perawat Rumah Sakit Jiwa Daerah

Artikel

13/05/2024 | Ns.Sri Rahmawat,AMK,S.Kep.
06/05/2024 | Eni, AMK
30/04/2024 | Ns. Pamela Kusuma Dewi, S.Kep
24/04/2024 | Efa Zulli Nursekha, AMK
23/04/2024 | Rosmala Dewi,AMK
18/06/2022 | Gita Riskika,S.Farm.,Apt
30/06/2016 | Wieke Erina Ariestya, S.Kep.Ners
30/11/2022 | Zurniaty, S. Farm., Apt
18/06/2022 | Gita Riskika,S.Farm.,Apt

ArtikelPer Kategori