APA SIH ITU DISSOMNIA NARKOLEPSI

Ganguan tidur merupakan salah satu keluhan yang paling sering ditemukan pada penderita yang berkunjung ke praktek. Gangguan tidur dapat dialami oleh semua lapisan masyarakat baik kaya, miskin, berpendidikan tinggi dan rendah maupun orang muda, serta yang paling sering ditemukan pada usia lanjut. Ternasuk dari salah satu kebutuhan dasar manusia adalah tidur. Kita tidak akan pernah terlepas dari tidur di dalam keseharian. Tidur nyenyak adalah impian dari semua orang, tak terkecuali kita. Namun itu tidak mudah untuk dicapai. Istirahat dan tidur suatu faktor bagi pemulihan kondisi tubuh setelah sehari penuh melakukan aktivitas, setiap individu membutuhkan jumlah yang berbeda untuk istirahat dan tidur. Manusia mempunyai kebutuhan istirahat tidur bervariasi dan istirahat tidur sering mengalami perubahan karena kondisi tertentu. Kesehatan fisik dan emosi tergantung pada kemampuan untuk memenuhi kebutuhan dasar manusia. Tanpa jumlah tidur yang cukup, kemampuan untuk berkosentrasi, membuat keputusan, dan berpartisipasi dalam aktivitas harian akan menurun dan meningkatkan iritabilitas.

Tidur merupakan kondisi tidak sadar di mana individu dapat dibangunkan oleh stimulus atau sensoris yang sesuai atau juga dapat dikatakan sebagai keadaan tidak sadarkan diri yang relatif, bukan hanya keadaan penuh ketenangan tanpa kegiatan, tetapi lebih merupakan suatu urutan siklus yang berulang, dengan ciri adanya aktifitas yang minim, memiliki kesadaran yang bervariasi, terdapat perubahan proses fisiologis, dan terjadi penurunan respons terhadap rangsangan dari luar.  Tidur merupakan suatu keadaan tidak sadar dimana persepsi dan reaksi individu terhadap lingkungan menurun atau hilang, dan dapat dibangunkan dengan indra atau rangsangan yang cukup. Tujuan seseorang tidur tidak jelas diketahui, namun diyakini tidur diperlukan untuk menjaga keseimbangan mental emosional, fisiologis dan kesehatan.

Pada waktu tidur terjadi perubahan tingkat kesadaran yang berfluktuasi. Tingkat kesadaran pada organ-organ pengindraan berbeda-beda. Organ pengindraan yang mengalami penurunan kesadaran paling dalam selama tidur adalah indra penciuman. Organ pengindraan yang mengalami penurunan tingkat kesadaran paling kecil adalah pendengaran dan rasa sakit. Ini menjelaskan mengapa orang-orang yang sakit dan berada dalam lingkungan yang bising acap kali tidak dapat tidur. Tidur tidak dapat diartikan sebagai manifestasi deaktifasi sistem saraf pusat. Sebab pada orang yang tidur, sistem saraf pusatnya tetap aktif dalam sinkronisasi neuron-neuron substansia retikularis dari batang otak. Ini dapat diketahui melalui pemeriksaan Electroenchepalogram (EEG). Alat tersebut dapat memperlihatkan fluktuasi energy (gelombang otak) pada kertas grafik.

Gangguan tidur adalah suatu kondisi dimana seseorang mengalami resiko perubahan jumlah dan kualitas pola istirahat yang menyebabkan ketidaknyamanan. Pada orang normal, gangguan tidur yang berkepanjangan akan mengakibatkan perubahan-perubahan pada siklus tidur biologiknya, menurun daya tahan tubuh serta menurunkan prestasi kerja, mudah tersinggung, depresi, kurang konsentrasi, kelelahan, yang pada akhirnya dapat mempengaruhi keselamatan diri sendiri atau orang lain.

Menurut beberapa peneliti gangguan tidur yang berkepanjangan didapatkan 2,5 kali lebih sering mengalami kecelakaan mobil dibandingkan pada orang yang tidurnya cukup . Diperkirakan jumlah penderita akibat gangguan tidur setiap tahun semakin lama semakin meningkat sehingga menimbulkan maslah kesehatan. Di dalam praktek sehari-hari, kecendrungan untuk mempergunakan obat hipnotik, tanpa menentukan lebih dahulu penyebab yang mendasari penyakitnya, sehingga sering menimbulkan masalah yang baru akibat penggunaan obat yang tidak adekuat. Melihat hal diatas, jelas bahwa gangguan tidur merupakan masalah Kesehatan yang akan dihadapkan pada tahun-tahun yang akan datang Hampir semua orang pernah mengalami gangguan tidur selama masa kehidupannya. Diperkirakan tiap tahun 20%-40% orang dewasa mengalami kesukaran tidur dan 17% diantaranya mengalami masalah serius .

Narkolepsi berasal dari kata yunani narke artinya “tidak sadar atau pingsan (Stupor) dan lepsis artinya “serangan”.orang-orang narkolepsi mengalami serangan tidur dimana mereka mendadak tertidur tanpa adanya pertanda pada aktu-waktu yangberbeda sepanjamh hari. Mereka tetap tertidur untuk jangka waktu rata-rata 15 menit. Orang tersebut dapat berada dalam perbincangan dengan orang lain pada suatu saat dan jatuh tertidur dilantai pada saat berikutnya. Diagnosis diberikan ketika serangan tidur mencul setiap hari selama priode 3bulan atau lebih dan dikombinasikan dengan kehadiran salah satu atau kedua kondisi berikut , cataplexy (kehilangan kontrol otot secara mendadak) dan  gangguan tidur REM (REM sleep) dalam tahapan transisi antara sadar dan tidur .

Narkolepsi merupakan salah satu bagian dari gangguan tidur kronik. Pengertian dari narkolepsi sendiri adalah keinginan untuk tidur yang tidak tertahankan pada keadaan dan waktu yang tidak sesuai. Serangan tidur ini biasanya muncul mendadak dan dalam waktu yang singkat. Penderita narkolepsi biasanya akan mengantuk lalu langsung tertidur kemudian setelah 15 menit orang tersebut akan bangun dan merasa segar, tetapi setelah itu akan mulai merasa mengantuk lagi. Kejadian ini akan terjadi secara berulang ulang setiap hari Penyakit ini berbeda dengan insomnia yang terjadi secara terus menerus. Justru penderita narcolepsy ini terkena serangan secara mendadak pada saat yang tidak tepat, seperti sedang memimpin rapat – biasanya terjadi serangan pada kondisi emosi yang tegang seperti: marah, takut atau jatuh cinta. Serangan narcolepsy dapat melumpuhkan seseorang dalam beberapa menit ketika dia masih sadar dan secara tiba-tiba membawanya ke alam mimpi.

Penderita narcolepsy akan mengantuk sepanjang hari, dan pada kasus narkolepsi yang berat, penderitanya akan tertidur dengan tanpa disadarinya beberapa kali dalam sehari. Diduga, narkolepsi disebabkan oleh gangguan fungsi hipotalamus di otak. Narkolepsi merupakan kondisi langka yang belum ditemukan obatnya. Tidur merupakan suatu proses otak yang dibutuhkan oleh seseorang untuk dapat berfungsi dengan baik. Masyarakat awam belum begitu mengenal gangguan tidur sehingga jarang mencari pertolongan.

1. Faktor yang Mempengaruhi Kuantitas dan Kualitas Tidur

Pemenuhan kebutuhan istirahat dan tidur setiap orang berbeda-beda. Ada yang kebutuhannya terpenuhi dengan baik. Adapula yang mengalami gangguan. Banyak faktor yang mempengaruhi kualitas maupun kuantitas tidur, diantaranya , Penyakit, Lingkungan, Kelelahan, Gaya hidup,Stress emosional,Stimulant dan alcohol, Diet, erokok, Medikasi.

2. Metode Pencegahan

Modifikasi gaya hidup yang penting dalam mengelola gejala narkolepsi. Anda bisa mendapatkan manfaat dari langkah-langkah ini :

  1. Tetaplah pada jadwal. Tidur dan bangun pada waktu yang sama setiap hari, termasuk akhir pecan
  2. Ambil tidur siang. Jadwalkan tidur siang pendek secara teratur sepanjang hari. Tidur siang 20 menit pada waktu strategis sepanjang hari mungkin akan menyegarkan dan mengurangi kantuk selama satu sampai tiga jam.
  3. Hindari nikotin dan alkohol. Dengan menggunakan bahan ini, terutama pada malam hari, dapat memperburuk tanda-tanda dan gejala Anda.
  4. Dapatkan olahraga secara teratur. Moderat, olahraga teratur setidaknya empat sampai lima jam sebelum tidur dapat membantu Anda merasa lebih terjaga di siang hari dan tidur lebih baik di malam hari.

3. Metode pengobatan

Narkolepsi adalah suatu kronis yang tidak hilang sepenuhnya. Meskipun tidak ada obat untuk narkolepsi, pengobatan dan perubahan gaya hidup dapat membantu penderita mengelola gejala. Obat-obatan yang dapat digunakan antara lain stimultan atau antidepresan. Namun sebelum mengkonsumsi obat tersebut disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter. Obat perangsang (stimulan), seperti efedrin, amfetamin, dekstroamfetamin dan metilfenidat, bisa membantu mengurangi narkolepsi. Dosisnya disesuaikan agar tidak terjadi efek samping yang tidak diinginkan, seperti kegelisahan, terlalu aktif atau penurunan berat badan. Untuk mengurangi katapleksi, biasanya diberikan obat anti-depresi, yaitu imipramin. Dengan perawatan yang tepat dan penuh disiplin, seorang penderita narkolepsi dapat hidup normal. Apalagi dengan disertai dukungan dari keluarga dan para sahabat yang siap menjaga keselamatan si penderita.

 

Daftar pustaka

Aziz Alimul Hidayat.2006.Pengantar KDM Aplikasi Konsep dan Proses Keperawatan.      Jakarta: Salemba Medika.

Perry.Potter.2006.Fundamental Keperawatan Volume 2 Edisi 4.Jakarta:EGC.

Wahit Iqbal Mubarak.Chayatin Nurul.2008.Buku Ajar KDM Teori dan Aplikasi dalam Praktek. Jakarta : EGC.

Asmadi.2008. Tehnik prosedural keperawatan: konsep dan aplikasi kebutuhan dasar klien. Jakarta: Salemba Medika.

Kozier,B.,G.Erb. 2004. Fundamentals of Nursing: Concepts, process, and practice. Seventh edition. New Jersey: Pearson Prentice Hall.

 

 

Penulis: 
Roesmala Dewi,AMK
Sumber: 
Perawat Rumah Sakit Jiwa Daerah

Artikel

13/01/2022 | Roesmala Dewi,AMK
29/12/2021 | Novariani, S.Si, Apt
29/12/2021 | Novariani, S.Si, Apt
30/06/2016 | Wieke Erina Ariestya, S.Kep.Ners
10/10/2018 | Emanuel Triwisnu Budi, AMK
02/02/2017 | Muhammad Isnaini.S.Kep

ArtikelPer Kategori