RSJD LAKUKAN BIMBINGAN AKREDITASI VERSI SNARS E.d 1.1

Akreditasi Rumah Sakit di Indonesia telah mengalami beberapa kali perubahan , diawali versi 1997 kemudian dilanjut versi 2012, dan sekarang ini akan dimulai menggunakan Standar Akreditasi Rumah Sakit SNARS Edisi 1 yang berlaku efektif di 2019. Akreditasi Rumah Sakit di Indonesia telah mengalami beberapa kali perubahan , diawali versi 1997 kemudian dilanjut versi 2012, dan sekarang ini akan dimulai menggunakan Standar Akreditasi Rumah Sakit SNARS Edisi 1 yang berlaku efektif di 2019. Seperti diketahui standar akreditasi yang digunakan oleh KARS selalu diperbaiki dan dikembangkan. Dalam edisi 1.1 yang terbaru, merupakan perbaikan SNARS Edisi 1 dalam hal penggunaan frasa dan penjelasan dengan harapan menjadi lebih mudah dipahami oleh rumah sakit maupun surveyor. Dalam rangka mempersiapkan akreditasi SNARS tahun 2020, Tim Akreditasi UPTD.Rumah Sakit Jiwa Daerah Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengadakan Simulasi Surveii Akreditasi Versi SNARS 1.1 dengan Standar Nasional Akreditasi Rumah Sakit (SNARS) edisi 1.1 selama 4 hari yaitu tanggal 26 sd.29 Februari 2020. Kegiatan yang bertempat di ruang pertemuaan LT.II ini di buka oleh Direktur Utama UPTD.Rumah Sakit Jiwa Daerah Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, dr. H. Andri Nurtito beserta Tim Dewan Pengawas Rumah Sakit, Turut Hadir dalam pembukaan Wakil Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Drs.H.Abdul Fatah, M.Si mengatakan "bahwa moment survei smulasi akreditasi ini waktu yang tepat Uptd.Rsjd Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung untuk membenahi diri dan dimulai dari Sumber Daya Manusia dan memperbaiki sarana dan prasarana" . 'jika dilihat masih belum memiliki standar akreditasi terkait dengan Sumber Daya Manusia dan sarana prasarana untuk segera mengajukan ke pihak terkait di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ujar Abdul Fatah". Tim suveyor langsung dari Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS), dr.Yanuar Hamid, Sp.PD,Mars selaku ketua Tim melakukan serangkaian kegiatan bimbingan yang berlangsung selama 4 hari ini ditujukan untuk seluruh tim pokja Tujuan di laksanakannya kegiatan survei simulasi ini adalah agar rumah sakit dapat meningkatkan mutu pelayanan melalui implementasi SNARS edisi 1.1 yang berorientasi pada mutu pelayanan dan keselamatan pasien (patient safety). Dalam melakukan kegiatan bimbingan ini, dr.Yanuar Hamid,Sp.PD,Mars, melakukan penilaian terhadap persiapan yang telah dilakukan RSI Sultan Agung. Penilaian ini dilakukan dengan memeriksa dokumen-dokumen yang telah dibuat serta melakukan identifikasi kendala apa saja yang dihadapi selama melakukan persiapan Penilaian Akreditasi SNARS 1.1 di Uptd Rumah Sakit Jiwa Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Pada kegiatan pembimbingan, dr. Yanuar Hamid sangat terkesan dan mengapresiasi atas kerja keras yang dilakukan Tim Pokja Akreditasi untuk itu kepada Tim Pokja Akreditasi yang sudah melalui serangkaian pemeriksaan dokumen agar mengevaluasi ulang dan menindaklanjuti hasil temuan. Proses bimbingan tidak hanya akan dilakukan di dalam ruangan. tetapi akan dilanjutkan dengan kunjungan lapangan dalam lingkup Rumah Sakit Jiwa. Setelah ditemukan beberapa temuan dalam 1 hari tersebut, dokter Yanuar Hamid memberikan beberapa masukan dalam penatalaksanaan persiapan akreditasi. Beliau juga tidak sungkan berbagi ilmu dan berdiskusi untuk mendapatkan solusi alternatif guna mendapatkan standar pelayanan kesehatan yang berkualitas tinggi dan sejalan dengan akreditasi lSNARS Versi 1.1. diketahui standar akreditasi yang digunakan oleh KARS selalu diperbaiki dan dikembangkan. Dalam edisi 1.1 yang terbaru, merupakan perbaikan SNARS Edisi 1 dalam hal penggunaan frasa dan penjelasan dengan harapan menjadi lebih mudah dipahami oleh rumah sakit maupun surveyor. Dalam rangka mempersiapkan akreditasi SNARS tahun 2020,

Sumber: 
Humas RSJD
Penulis: 
Adeherfitriyanti
Fotografer: 
Kendedi
Editor: 
Gugianti, SH