UPAYA PEMBINAAN ETIK PERAWAT

Apakah Etik itu...? Etik berasal dari bahasa yunani yang berarti adat istiadat atau kebiasaan, perilaku atau karakter. Sebagai sains atau studi tentang moral yang disebut juga sebagai filsafat moral. Dengan tujuan utamanya agar dalam berinteraksi sesama manusia tercapai suatu kebaikan dan kebahagiaan.
Etik kepererawatan dapat diartikan suatu pedoman perilaku bagi pengemban profesi perawat , yang selanjutnya menjadi pondasi dan landasan yang kokoh bagi profesi perawat . Profesi perawat memiliki kode etik sebagai norma yang mendasari praktik perawat. Seorang perawat yang merupakan sebuah profesi bidang kesehatan dengan norma yang di berlakukan secara umum yang dibangun oleh komunitas profesi tersebut yaitu norma profesi dan norma moral yang disebut etik profesi, yang dirinci menjadi kode etik perawat.
Secara harfiah dan sederhana kita bisa mengatakan apa sih yang dimaui oleh semua pasien akan sosok seorang perawat..? Yaitu seseorang yang harus ada ketika mereka butuhkan, kapanpun selalu siap dan ada, yang membuat merasa nyaman kalau istilah zaman sekarang. Ada juga yang menyebut perawat ideal, maka muncul kategori – kategori akan perawat yang ideal seperti murah senyum, rendah hati, tidak sombong, tidak cerewet / judes, dan lain-lain. Dikatakan ideal diantaranya adalah perawat yang selalu memiliki kinerja puncak dimanapun berada, menghasilkan yang terbaik, walaupun kesulitan dan masalah muncul dalam proses mendapatkan hasil tetapi tetap selalu fokus pada hasil. Selalu yakin bahwa kesulitan yang ada adalah sesuatu yang diperlukan untuk memperkuat diri. Didalam benaknya yang ada adalah harapan positif, sehingga perawat yang ideal harus mampu membuat pasien tumbuh harapannya kembali, hal ini terutama harus dimiliki seorang perawat jiwa.
Sebagai perawat sering sekali dihadapkan dengan masalah-masalah etik, perawat sebagai individu manusia yang dapat khilaf atas perbuatan dan perkataan diwajibkan mempunyai pengetahuan yang cukup serta mampu mendalami / memahami apa yang menjadi peran dan tanggung jawab perawat dalam berperilaku sesuai kode etik keperawatan. Etik merupakan perilaku dan sikap yang menuntun perawat dalam bertindak sebagai anggota profesi. Perawat dituntut untuk menerapkan sikap yang profesional dalam memberikan pelayanan kepada pasien. Mampu berkomunikasi efektif dan mampu untuk bekerjasama dengan sejawat, dengan tim dan dengan pasien menjadi bagian dari sikap profesional perawat. Perawat juga diharapkan bersikap ramah kepada pasien, mampu mengendalikan emosi, senantiasa siap, tanggap dan responsif. Perawat selayaknya menerapkan sikap profesional pada saat melakukan asuhan keperawatan.
Sikap profesional sedikit banyak dipengaruhi oleh pengalaman klinik dan tingkat pendidikan seorang perawat, serta faktor usia muda dan pengalaman klinik yang bervariasi. Hal ini akan mempengaruhi pemahaman perawat tentang bagaimana menerapkan sikap profesional dalam memberikan pelayanan kepada pasien.
Pembinaan yang baik memerlukan pedoman standar yang ditetapkan dan diberlakukan oleh institusi. Pedoman standar dalam pembinaan etik profesi perlu ada untuk mencegah persepsi yang berbeda / salah serta agar pembinaan memiliki arah dan target yang jelas. Prosedur pelaksanaan pembinaan meliputi tahapan pemanggilan untuk penyampaian teguran secara lisan hingga pemberian surat peringatan.
Dalam pembinaan akan lebih baik jika lebih mengarah pada mengembangkan hal-hal positif dari perawat, pada sisi ini menggali kesulitan apa yang dirasakan perawat dan potensi apa yang miliki untuk diberdayakan. Peran pembinaan adalah memberdayakan perawat untuk mengembangkan keterampilan dan meningkatkan performa mereka. Dalam melakukan pembinaan perawat diperlukan hubungan yang saling mendukung antara manajemen, staf perawat dan institusi.
Tahap monitoring diperlukan untuk memantau sejauh mana hal-hal yang ditekankan dalam pembinaan dapat diaplikasikan oleh perawat. Pada sisi ini akan membandingkan apakah sudah sesuai dengan pedoman standar dalam pembinaan etik profesi yang telah ditetapkan sebelumnya.
Dari faktor motivasi internal staf perawat sangat penting upaya untuk peningkatan pengetahuan / pemahaman perawat tentang kewajiban berprilaku sesuai dengan kode etik keperawatan, tentang bagaimana menerapkan sikap profesional profesi perawat dalam memberikan pelayanan .
Ada beberapa faktor yang teridentifikasi berpengaruh terhadap proses pembinaan sikap perawat yaitu: lingkungan kerja, kelengkapan fasilitas, motivasi internal dari staf perawat, dan dukungan dari manajemen rumah sakit serta faktor kesejahteraan karyawan. Dalam melakukan pembinaan sikap perawat diperlukan hubungan yang saling mendukung antara manajemen, staf perawat dan institusi. Kesemua faktornya saling terkait, saling mendukung dan harus sama-sama berjalan serta berproses. Pembinaan sikap dan etik prilaku perawat dilakukan terus menerus , berkesinambungan dengan semua faktor yang berpengaruh terhadap proses pembinaan untuk menjamin tingkat pelayanan keperawatan yang optimal seperti yang kita inginkan. Semoga....Aamiin.
Daftar Pustaka : https;//www.youtube.com/c/BaPeNaPPNIZoominar#58

Penulis: 
Muhammad Isnaini
Sumber: 
PERAWAT

Artikel

ArtikelPer Kategori