PERAN KELUARGA DALAM PENANGANAN MASALAH JIWA

Pasien yang mengalami gangguan gangguan jiwa adalah manusia yang sama dengan orang yang lainya, mempunyai martabat dan memerlukan perlakuan yang manusiawi. Pasien gangguan jiwa dapat kembali ke masyarakat dan berperan secara optimal apabila mendapatkan dukungan dari keluarga dan masyarakat. Gangguan jiwa yang timbul pada pasien mungkin di sebabkan adanya pola asuh yang tidak sesuai dengan tumbuh kembang pasien. Gangguan jiwa mungkin memerlukan terapi yang cukup lama sehingga pengertian dan kerjasama keluarga sangat penting dalam pengobatan  Keluarga adalah orang yang terdekat dengan pasien dimana dianggap kelurga paling banyak mengetahui kondisi pasien. Peran dalam menangani anggota keluarganya yang menderita gangguan jiwa tidak hanya penting di rumah tetapi juga selama di Rumah Sakit. Keluarga mempunyai peran yang diharapkan dapat di lakukan untuk meningkatkan optimalisasi kesembuhan pasien .

Penyuluhan di berikan di selasar poli Rumah Sakit Jiwa Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung oleh Aswin Hadi, S.Kep. Beliau mengatakan kepada keluarga pasien apabila pasien yang di rawat di Rumah Sakit menemukan teman-teman dan kelompok yang mengalami masalah yang sama, walaupun begitu keluarga perlu menjajaki kebutuhan pasien akan komunikasi dengan keluarga di kurun waktu di Rumah Sakit sehingga pasien merasa di hargai sebagai bagian dari keluarga. Untuk itu Aswin Hadi, S.Kep memotivasi kepada keluarga pasien untuk memberikan perhatian yang lebih kepada pasien sehingga proses terapi penyembuhan tidak lama. 

Sumber: 
Humas RSJD Babel
Penulis: 
Ade Herfitriyanti,S,Sos,MM
Fotografer: 
Samsiyah,S,Sos
Editor: 
Tri Putranto Vindi Kusuma
Tags: 
PKRS

Berita

15/04/2017 | Humas RSJD Babel

Berita Berdasarkan Kategori