PERAN KELUARGA DALAM MEMBERIKAN DUKUNGAN PENGOBATAN PADA PENDERITA KUSTA

Kusta adalah penyakit kronik yang terutama menyerang kulit dan saraf tepi serta mengakibatkan ulserasi, mutilasi dan deformitas sehingga dapat menimbulkan masalah sosial, psikologis dan ekonomi. Untuk Puskesmas Sungailiat jumlah penderita Kusta pada tahun 2017 sebanyak 4 kasus, pada tahun 2018 4 kasus dan tahun 2019 4 kasus. Tujuan penelitian ini untuk mendapatkan informasi secara mendalam mengenai pengalaman keluarga dalam memberikan dukungan pengobatan, pengetahuan keluarga tentang penyakit kusta, dan dukungan pengelola program dalam pengobatan.
Peran keluarga adalah peran merawat anggota keluarga yang sakit atau memberikan perawatan terhadap anggota keluarga yang sakit memiliki tugas dan fungsi dalam bidang kesehatan antara lain : Mengenal masalah kesehatan pada keluarga, memutuskan tindakan kesehatan yang tepat pada keluarga, melakukan perawatan pada anggota keluarga yang mengalami gangguan kesehatan, melakukan modifikasi lingkungan keluarga untuk menjamin kesehatan dan kesejahteraan keluarga, memanfaatkan fasilitas pelayanan kesehatan di sekitarnya bagi keluarga (Suprajitno, 2012). Keluarga memiliki peranan penting dalam pengalaman yang terbentuk karena adanya interaksi yang lama terhadap suatu kejadian.
Metode penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan fenomologi deskriptif, waktu penelitian dilaksanakan pada tanggal 26 April – 15 Juni 2019 di Wilayah kerja Puskesmas Sungailiat. Informan penelitian ini berjumlah 7 orang yang terdiri dari 3 orang informan utama yaitu keluarga penderita kusta yang didapatkan hasil bahwasanya dengan peran keluarga dalam pengobatan sangat mendukung untuk kesembuhan pasien, 4 orang informan pendukung yaitu 3 orang penderita kusta di ketahui juga bahwa dengan adanya dukungan keluarga dan dukungan pengelola program proses pengobatan pun berjalan sangat baik sebab penderita sendiri merasa jenuh apabila harus mengkonsumsi obat kusta selama kurang lebih 1 tahun, dan 1 orang pengelola program diketahui bahwa dalam proses pengobatan dukungan keluarga sangat berpengaruh dalam meningkatkan angka kesembuhan kusta itu sendiri.
Hasil penelitian didapatkan bahwa belum semua keluarga mempunyai pengalaman dalam memberikan dukungan pengobatan pada keluarganya yang menderita kusta, kurang nya pengetahuan informan mengenai penyakit kusta itu sendiri, tanda dan gejala penyakit kusta, informan menganggap bahwa penyakit yang diderita oleh anggota keluarganya adalah penyakit kulit biasa dan mereka tahunya bahwa penyakit kusta itu penyakit yang menularnya dalam jangka waktu yang lama, dukungan yang diberikan pengelola program kusta di Puskesmas Sungailiat cukup baik, kegiatan yang dilakukan oleh pengelola program antara lain melakukan kunjungan kerumah penderita kusta, memberikan motivasi supaya minum obat teratur, pemeriksaan kontak serumah dan scering yang dilakukan pada anak-anak sekolah untuk menemukan penderita kusta dengan cepat.
Disarankan kepada pengelola program kusta supaya lebih meningkatkan kegiatan lain seperti penyuluhan tentang penyakit kusta di sekolah-sekolah, dan tempat pelayanan kesehatan lainnya, serta meningkatkan kuantitasnya dalam melakukan kunjungan rumah supaya penderita merasa termotivasi, dihargai dan tidak dikucilkan.
Peran keluarga adalah peran merawat anggota keluarga yang sakit atau memberikan perawatan terhadap anggota keluarga yang sakit memiliki tugas dan fungsi dalam bidang kesehatan antara lain : Mengenal masalah kesehatan pada keluarga, memutuskan tindakan kesehatan yang tepat pada keluarga, melakukan perawatan pada anggota keluarga yang mengalami gangguan kesehatan, melakukan modifikasi lingkungan keluarga untuk menjamin kesehatan dan kesejahteraan keluarga, memanfaatkan fasilitas pelayanan kesehatan di sekitarnya bagi keluarga (Suprajitno, 2012). Keluarga memiliki peranan penting dalam pengalaman yang terbentuk karena adanya interaksi yang lama terhadap suatu kejadian.

DAFTAR PUSTAKA
Dinkes Kab. Bangka. (2015). Profil Kesehatan Kabupaten Bangka 2015. Sungailiat : Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka.
Dinkes Provinsi Bangka Belitung. (2016). Profil Kesehatan Provinsi Bangka Belitung 2016. Bangka Belitung : Dinas Kesehatan Provinsi Bangka Belitung.
Dinkes Kab. Bangka. (2016). Profil Kesehatan Kabupaten Bangka 2016. Sungailiat : Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka
Dinkes Provinsi Bangka Belitung. (2017). Profil Kesehatan Provinsi Bangka Belitung 2017. Bangka Belitung : Dinas Kesehatan Provinsi Bangka Belitung.
Dinkes Kab. Bangka. (2017). Profil Kesehatan Kabupaten Bangka 2017. Sungailiat : Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka.
Dinkes Kab. Bangka. (2018). Profil Kesehatan Kabupaten Bangka 2018. Sungailiat : Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka.
Gusty, R.P. (2015). Studi Fenomenologi Pengalaman Orang Hiv/Aids (Odha) Dalam mendapatkan Dukungan Keluarga Di Yayasan Lentera Minang Kabau support Padang. Skripsi : Universitas Andalas.
Nursalam. 2017. Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan. Edisi 4. Jakarta : Salemba Medika.

Penulis: 
Sieftia Lianti, Amk
Sumber: 
Perawat RSJD

Artikel

26/09/2020 | GITTA RISKIKKA S.Farm,. Apt
26/09/2020 | Liya Anggraini,S.Kep.,Ns.
07/09/2020 | Rakhmawati Tri Lestari, S. Psi., M.Psi
30/06/2016 | Wieke Erina Ariestya, S.Kep.Ners
02/02/2017 | Muhammad Isnaini.S.Kep
14/11/2015 | Sri Ayu Indayani, S. Farm., Apt
16/11/2017 | Syafri Rahman,AMK

ArtikelPer Kategori