PENERAPAN STANDAR LUARAN KEPERAWATAN INDONESIA (SLKI) DAN STANDAR DIAGNOSIS KEPERAWATAN INDONESIA (SDKI) DI UPTD RUMAH SAKIT JIWA PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG

PENERAPAN STANDAR LUARAN KEPERAWATAN INDONESIA (SLKI) DAN STANDAR DIAGNOSIS KEPERAWATAN INDONESIA (SDKI) DI UPTD RUMAH SAKIT JIWA
PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG

Sebuah proses keperawatan merupakan suatu kerangka yang dapat digunakan keperawatan untuk mengidentifikasi keunikan-keunikan yang terapat pada masyarakat yang dapat memudahkan identifikasi respon masyarakat terhadap masalah kesehatan. Menurut Hidayat (2004) proses keperawatan merupakan suatu cara yang sistematis yang dilakukan oleh perawat bersama klien dalam menentukan kebutuhan asuhan keperawatan dengan melakukan pengkajian, menentukan diagnosis, merencanakan tindakan yang akan dilakukan (Intervensi), melaksanakan tindakan (Implementasi) serta mengevaluasi hasil asuhan yang telah diberikan dengan berfokus pada klien, berorientasi pada tujuan pada setiap tahap saling terjadi ketergantungan dan saling berhubungan.

Menurut Muhlisin (2011) proses keperawatan adalah salah satu metoda efektif pemecahan masalah yang dilakukan perawat terhadap klien dengan pendekatan metodologi ilmiah. Asuhan keperawatan dapat dipertanggungjawabkan berdasarkan substansi ilmiah yaitu logis, sistimatis, dinamis dan terstruktur.
Sedang menurut Manurung (2011) Proses keperawatan adalah suatu metode ilmiah yang sistematis dan terorganisir dalam memberikan asuhan keperawatan pada pasien yang berfokus pada respon individu terhadap gangguan kesehatan yang dialami.

Tujuan proses keperawatan adalah sebagai berikut:
a. Mempraktikkan metode pemecahan masalah dalam praktik keperawatan.
b. Menggunakan standar untuk praktik keperawatan.
c. Memperoleh metoda yang baku dan sesuai, rational dan sistematis dalam memberikan asuhan keperawatan pada pasien.
d. Memperoleh metoda yang dapat digunakan dalam segala situasi.
e. Memperoleh hasil asuhan keperawatan dengan kualitas tinggi.

Pasal 13 UU No. 44 Tahun 2009 tentang RS menjelaskan bahwa setiap tenaga kesehatan yang bekerja di Rumah Sakit harus bekerja sesuai dengan standar profesi, standar pelayanan Rumah Sakit, standar prosedur operasional yang berlaku, etika profesi, menghormati hak pasien dan mengutamakan keselamatan pasien.
Pada Pasal 66 UU No. 36 Tahun 2014 tentang Nakes dijelaskan bahwa setiap tenaga kesehatan dalam menjalankan praktik berkewajiban untuk mematuhi standar profesi, standar pelayanan profesi, dan standar prosedur operasional.

Pasal 36 UU No. 36 Tahun 2014 tentang Nakes juga menjelaskan bahwa standar profesi dan standar pelayanan profesi untuk masing- masing jenis tenaga kesehatan ditetapkan oleh Organisasi profesi bidang kesehatan dan disahkan oleh menteri.
Pasal 28 UU No. 38 Tahun 2014 tentang keperawatan memaparkan bahwa Praktik keperawatan harus didasarkan pada kode etik, standar pelayanan, standar profesi, dan standar prosedur operasional.
Pasal 30 UU No. 38 Tahun 2014 tentang Keperawatan Dalam menjalankan tugas sebagai pemberi asuhan keperawatan, perawat berwenang untuk menegakkan diagnosis keperawatan.
Untuk melaksanakan tugasnya yang berdasarkan Undang-undang yang berlaku keperawatan memiliki standar dalam penerapanya, Standar dimaksudkan adalah Standar Asuhan Keperawatan. Standar Asuhan Keperawatan yang dimiliki perawat memiliki tiga komponen utama, yaitu diagnosis keperawatan, intervensi keperawatan dan luaran (Outcome) keperawatan.

Dalam hal ini PPNI telah menerbitkan standar diagnosis keperawatan (SDKI) dan standar intervensi keperawatan (SIKI). Sedangkan untuk menyempurnakan Standar Asuhan Keperawatan, perlu diterbitkan pula standar luaran keperawatan.

Diagnosa keperawatan merupakan langkah kedua dari proses keperawatan yang menggambarkan penilaian klinis tentang respon individu, keluarga, kelompok maupun masyarakat terhadap permasalahan kesehatan baik aktual maupun potensial. Dimana perawat mempunyai lisensi dan kompetensi untuk mengtasinya (Sumijatun, 2010).

Pengertian lain Diagnosa keperawatan adalah pernyataan yang jelas, singkat dan pasti tentang masalah pasien yang nyata serta penyebabnya dapat dipecahkan atau diubah melalui tindakan keperawatan menurut Gordon (1982, dalam Dermawan, 2012).

Tujuan diagnosa keperawatan yaitu memungkinkan perawat untuk menganalisis dan mensintesis data, mengidentifikasi masalah keperawatan, menetukan faktor penyebab masalah atau faktor risiko timbulnya masalah, dan menentukan hubungan sebab akibat masalah keperawatan yang timbul. Sedangkan perumusan Diagnosa keperawatan berdasarkan respon klien terhadap perubahan-perubahan pada status kesehatan, masalah yang diidentifikasi, dan kemampuan perawat untuk membantu menemukan penyelesaian masalah.

Standar Luaran (Outcome) Keperawatan (SKLI) adalah Aspek-aspek yang dapat diobservasi dan diukur meliputi kondisi, perilaku, atau persepsi pasien, keluarga atau komunitas sebagai respons terhadap intervensi keperawatan. Luaran keperawatan menunjukkan status diagnosis keperawatan setelah dilakukan intervensi keperawatan (Germini et al, 2010; ICNP, 2015).

Sedangkan hasil akhir dari intervensi keperawatan yang terdiri atas indikator-indikator atau kriteria-kriteria hasil pemulihan masalah (ICN, 2009).
Tujuan dari penyusunan SLKI antaralain:
a. Menjadi acuan penentuan luaran (Outcome) keperawatan
b. Mengarahkan intervensi keperawatan
c. Meningkatkan efektivitas asuhan keperawatan
d. Mengukur pencapaian level keberhasilan intervensi keperawatan
e. Meningkatkan mutu asuhan keperawatan

Standar diagnosis keperawatan (SDKI) merupakan tolak ukur yang dipergunakan sebagai pedoman penegakan diagnosis keperawatan dalam memberikan asuhan keperawatan yang aman, efektif, dan etis (PPNI, 2016).
Tujuan penyusunan Standar diagnosis keperawatan (SDKI)
Bagi Pelayanan Keperawatan
a. Menjadi acuan penegakan diagnosis keperawatan
b. Meningkatkan otonomi perawat
c. Memudahkan komunikasi intraprofesional
d. Meningkatkan mutu asuhan keperawatan
e. Mengukur beban kerja dan reward perawat
Bagi Penelitian Keperawatan
a. Memperluas area penelitian keperawatan
 Diagnosis keperawatan merupakan kumpulan Fenomena Keperawatan yang dapat menjadi fokus penelitian
 Dapat dikembangkan penelitian:
 Penelitian epidemiologis
 Uji validitas dan uji sensitivitas/spesifitas
 Penelitian eksprimental
Bagi Pendidikan Keperawatan
a. Mengarahkan dan menguatkan proses pembelajaran pada pendidikan keperawatan
 Diagnosis keperawatan merupakan kumpulan konsep inti dalam praktik keperawatan yang dapat menjadi fokus pembelajaran
 Diagnosis keperawatan mengarahkan peserta didik dan pendidik keperawatan dalam mempelajari konsep-konsep dasar untuk dapat memahami konsep inti.

Rumah Sakit Jiwa Daerah (RSJD) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung merupakan salah satu rumah sakit gangguan kejiwaan yang berada di wilayah Indonesia. Rumah Sakit Jiwa Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung merupakan satu-satunya rumah sakit jiwa pemerintah yang ada di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Rumah Sakit Jiwa Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mempunyai tugas menyelenggarakan pelayanan pencegahan, penyembuhan, pemulihan dan rehabilitasi dibidang kesehatan jiwa dan ketergantungan obat yang dilaksanakan secara terpadu dan bermutu, sebagai tempat pengembangan sumber daya manusia melalui pendidikan dan pelatihan bagi tenaga dibidang kesehatan jiwa.

Sebagai rumah sakit rujukan Rumah Sakit Jiwa Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memiliki peranan penting dalam pelayanan orang dengan gangguan jiwa maupun orang dengan ketergantungan obat. Rumah Sakit harus mampu memberikan pelayanan seluas-luasnya dan sebaik baiknya kepada masyarakat. Salah satu langkah yang ditempuh yaitu dengan meningkatkan pelayanan dalam bidang keperawatan.
Demi meningkatkan mutu pelayanan Rumah Sakit, Bidang keperawatan dalam menjalankan perannya tidak terlepas dari standar keperawatan yang mesti diberlakukan dan harus sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Oleh karena itu bidang keperawatan Rumah Sakit Jiwa Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dengan sigap menetapkan Standar Luaran (Outcome) Keperawatan (SKLI) dan Standar diagnosis keperawatan (SDKI) sebagai referensi dalam penegakan diagnose keperawatan.

Dengan penerapan standar ini diharapkan mampu meningkatkan mutu pelayanan Rumah Sakit Jiwa Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, serta memberikan acuan kepada perawat dalam menegakkan diagnosa, dan memberikan keseragaman dalam penetapan diagnosa.

DAFTAR PUSTAKA
Nikmatur Rohmah dan Saiful Walid. 2019. Proses Keperawatan Berbasis KKNI (Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia). Malang: Edulitera (Anggota IKAPI).
Muhith, Abdul. 2015. Pendidikan Keperawatan Jiwa Teori dan Aplikasi.Yogyakarta: ANDI
Rinawati, P. 2018. BAB II Tinjauan Pustaka A. Proses Keperawatan. Universitas Muhammadiyah Semarang.
PPNI. 2019. Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia.
Pasal 13 UU No. 44 Tahun 2009 tentang Rumah Sakit. Jakarta.
Pasal 28 UU No. 38 Tahun 2014 tentang keperawatan. Jakarta.
Pasal 30 UU No. 38 Tahun 2014 tentang Keperawatan. Jakarta.
Pasal 36 UU No. 36 Tahun 2014 tentang Nakes. Jakarta.
Pasal 66 UU No. 36 Tahun 2014 tentang Nakes. Jakarta.
Intansari Nurjanna dan Dewi Retno Pamungkas, S. 2017. Perbandingan Antara Diagnosis Yang Sering Ditegakkan Dan Possible Diagnosis Yang Diprediksikan Oleh Perawat Pada Klien Dengan Gngguan Jiwa. Jurnal Keperawatan Klinis dan Komunitas. Vol01, No. 01, 8-15.
Simamora, R. H., Bukit, E., Purba, J. M., & Siahaan, J. (2017). Penguatan kinerja perawat dalam pemberian asuhan keperawatan melalui pelatihan ronde keperawatan di rumah sakit royal prima medan. Jurnal pengabdian kepada masyarakat, 23(2), 300-304.
Tim Pokja SLKI PPNI. (2016). Standar Luaran (Outcome) Keperawatan (SKLI). Jakarta.
Tim Pokja SLKI PPNI. (2016). Standar diagnosis keperawatan (SDKI). Jakarta.

Penulis: 
Evirillia, Amd. Kep
Sumber: 
Perawat Rumah Sakit Jiwa Daerah

Artikel

31/12/2020 | Sri Ayu Indayani, S. Farm., Apt
31/12/2020 | Rakhmawati Tri Lestari, S.Psi., M.Psi
30/12/2020 | Sefrita Danur, S.Psi.,M.Psi
29/12/2020 | Sri Ayu Indayani, S. Farm., Apt
30/06/2016 | Wieke Erina Ariestya, S.Kep.Ners
02/02/2017 | Muhammad Isnaini.S.Kep
16/11/2017 | Syafri Rahman,AMK
14/11/2015 | Sri Ayu Indayani, S. Farm., Apt

ArtikelPer Kategori