INFEKSI PENYAKIT MENULAR SEKSUAL

Penyakit menular seksual sampai saat ini masih merupakan masalah kesehatan masyarakat diseluruh dunia. Menurut Elisabeth penyakit menular seksual (PMS) adalah penyakit yang ditularkan melalui hubungan seksual. PMS akan lebih berisiko dengan berganti-ganti pasangan, baik melalui vagina, oral, maupun anal. Sedangka menurut Manuaba PMS adalah penyakit yang cara penularannya melalui hubungan seksual.
Infeksi saluran genital bersifat khas dibandingkan dengan sebagian besar infeksi lain dalam dalam rasa malu dan hina yang ditimbulkan pada pengidapnya. Pengamatan ini berlaku bahkan pada orang dengan infeksi genital yang tidak aktif secara seksual. Terdapat lebih dari 25 organisme menular yang menyerang saluran genital dan sebagian besar disebarkan melalui aktivitas seksual. Ada beberapa macam penyakit dapat digolongkan sebagai penyakit menular seksual yang dijumpai dalam kehidupan sehari-hari. Macam-macam penyakit infeksi menular seksual Trichomoniases, Gonorrhea, Chlamida, Candiloma Akuminata, Sifilis, Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS) dan Hespes. Sebagian besar penyakit menular seksual tersebut dapat disembuhkan kecuali AIDS yang disebabkan oleh Human Immunodeficiency Virus (HIV).
Penyakit menular seksual merupakan penyakit yang ditakuti oleh setiap orang. World Health Organization (WHO) memperkirakan terdapat lebih dari 340 juta pada tahun 2009 kasus baru dari PMS. Diindonesia penyakit ini telah mulai menjalar dengan perkembangan penularan yang cukup cepat. Tidak dapat disangkal bahwa mata rantai penularan penyakit menular seksual adalah pekerja seks komersial yang dapat menyusup dalam kehidupan rumah tangga Berdasarkan data yang didapat dari Dinas kesehatan Kabupaten Bangka pada tahun 2013 terdapat 43 penderita PMS, tahun 2014 terdapat 53 penderita PMS dan tahun 2015 terdapat 36 penderita PMS dan hasil data yang didapat dari puskesmas Sungailiat Bangka dari tahun 2012 – 2015 jumlah kunjungan layanan PMS pada laki-laki dari usia 15 – 49 Tahun terdapat 51 orang, sedangkan pada perempuan usia 15 – 50 terdapat 3140 orang dengan kelompok resiko PSK sebanyak 2475. Jumlah kasus PMS yang diobati pada laki-laki dari usia 15-49 Tahun terdapat 47 orang, sedangkan pada perempuan usia 15-50 Tahun sebanyak 930 orang dengan kelompok resiko PSK sebanyak 636 orang, Jumlah pasien PMS yang ditemukan pada laki-laki dari usia 15-49 tahun terdapat 46 orang, sedangkan pada permpuan usia 15-50 tahun sebanyak 888 orang dengan kelompok resiko PSK sebanyak 628 orang data ini diperoleh dari hasil penelitian pahala simajuntak mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan pada Tahun 2016.
Berdasarkan data yang didapat dari puskesmas sungailiat penderita penyakit menular seksual banyak diderita oleh perempuan dengan kelompok resiko pekerja seks komersial (PSK) PSK dikategorikan kelompok resiko tinggi terkena PMS mengigat kelompok ini terbiasa melakukan aktivitas seksual dengan bergonta ganti pasangan. Menurut susanti ((2013) Faktor-Faktor penyebab penyakit menular seksual (PMS) antara lain adalah kurang pengetahuan tentang Seks, berhubungan seks dengan banyak pasangan, dan seks tanpa menggunakan kondom
Pengetahuan mengenai PMS sangat penting dalam membentuk sikap dan prilaku kesehatan, dimana selanjutnya perilaku kesehatan akan meningkatkan indikator kesehatan masyarakat sebagai keluaran pendidikan kesehatan. Perubahan perilaku seksual telah menyebabkan timbulnya berbagai masalah yang berkaitan dengan penyakit menular seksual dan kehamilan yang tidak dikehendaki

Daftar Pustaka
1. Aden R 2010. Ketika Remaja dan Pubertas Tiba. Yogyakarta: Hanggar Kreator
2. Aryani 2010. Kesehatan Remaja: Problem dan solusinya jakarta: selemba medika
3. Badan pemberdayaan perempuan dan keluarga berencana (BPPKB) 2009 Panduan Pengelolaan pusat informasi dan konseling kesehatan reproduksi remaja. Jakarta BPPKM
4. Susanti dan sjaiful Fahmi Daili Infeksi menular seksual, jakarta balai penerbit fakultas kedokteran universitas indonesia

Penulis: 
BOI FRIDA BUTAR-BUTAR, S.kep, Ners
Sumber: 
Perawat IPCN

Artikel

31/12/2020 | Sri Ayu Indayani, S. Farm., Apt
31/12/2020 | Rakhmawati Tri Lestari, S.Psi., M.Psi
30/12/2020 | Sefrita Danur, S.Psi.,M.Psi
29/12/2020 | Sri Ayu Indayani, S. Farm., Apt
30/06/2016 | Wieke Erina Ariestya, S.Kep.Ners
02/02/2017 | Muhammad Isnaini.S.Kep
16/11/2017 | Syafri Rahman,AMK
14/11/2015 | Sri Ayu Indayani, S. Farm., Apt

ArtikelPer Kategori